Entah kenapa lagu hits dari milik grup Latin Los del Rio 'Macarena' diputar. Sontak penonton sedikit tertawa, tapi tak bisa menahan untuk bergoyang. Apalagi memang hits tersebut punya goyangan khas melipat tangan di kepala yang tak bisa dilupakan.
Tak langsung mulai, hits Beyonce 'Single Ladies' jadi lagu berikutnya yang diputar. Directioners--sebutan penggemar One Direction--mulai gemas karena tak kunjung melihat idolanya. Setelah beberapa lagu, seperti 'Locked Out of Heaven (Bruno Mars), 'California Girl (Katy Perry)'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekikan Directioners langsung ditimpa oleh lagu 'Clouds' yang disambung 'Steal My Girl'. Jangan tanya bagaimana kondisinya, karena penonton sama sekali tidak membiarkan One Direction bernyanyi sendiri. Koor massal tercipta sejak awal.
"Jakarta, kalian yang paling berisik dari seluruh konser One Direcrtion di mana pun," tutur Liam Payne membuka interaksi. Membuat histeria yang memekakkan telinga.
"Kalian luar biasa. Terima kasih telah datang dan menikmati malam ini," tambahnya lagi disambung teriakan lainnya.
'Little Black Dress', 'Where Do Broken Hearts Go', 'Midnight Memories' dan 'Kiss You' menyusul kemudian. Sedikit menurunkan tempo, Niall mengambil gitar akustik untuk lagu 'Ready To Run'.
Seperti yang sudah dipersiapkan sebelumnya, ucapan 'Thank You' dari barisan Tribune hadir pada 'Don't Forget Where You Belong'. Suasana sedikit haru karena tiga layar raksasa di panggung menayangkan 'footage' One Direction sejak masih berjuang di ajang pencarian bakat 'X-Factor UK'.
"Terima kasih Jakarta telah membuat kami di sini. Kalian telah membangun panggung yang indah dan stadion yang luar biasa megah," gantian Niall menyapa dengan logat Irlandia yang kental.
"Ini adalah penantian 4,5 tahun yang sangat panjang. Terima kasih, terima kasih, terima kasih," tambah Niall.
Sayang, tata lampu di panggung sepanjang 50 meter itu terkesan biasa saja. Kalah silau dan semarak dengan light stick dan lampu kamera Directioners. Untungnya, pesona One Direction mampu mengesampingkan itu semua.
Di atas panggung, empat remaja itu pun terlihat begitu menikmati. Tak jarang mereka bercanda satu sama lain, saling berbisik dan tertawa. Liam juga sering kali memutar mikrofonnya, sedangkan Harry berulang kali melemparkan air mineral botol bekasnya.
Hits 'What Makes You Beautiful' menjadi klimaks yang luar biasa heboh. Ditambah lagi, lagu balada 'Story of My Life' yang tidak kalah syahdu, lambaian tangan ke kanan dan kiri diberikan puluhan ribu penonton.
Babak pertama konser bertajuk 'On the Road Again Tour 2015' itu berakhir. "We want more... We want more... We want more," terdengar nyaring. Tak mau mengecewakan, One Direction memulai babak encore dengan 'You and I'.
"Jakarta, terima kasih, terima kasih. Sampai ketemu lagi di konser kami yang lain. Kami sangat sangat sangat mencintai kalian," tutup Harry Styles dan disambung langsung dengan hits 'Best Song Over'.
Directioners kembali berjingkrak memberikan semangat dan kekuatan terakhirnya. Sampai akhirnya pesta kembang api di langit gelap menjadi pertanda One Direction turun panggung.
Tanpa terasa 22 lagu dibawakan sukses oleh One Direction. Tak ada ungkapan lain yang lebih tepat selain One Direction sukses membayar lunas, tanpa ampun, penantian Directioners Tanah Air selama 4,5 tahun.
Terima kasih, Harry, Niall, Liam dan Louis.
(mif/fk)











































