Itulah yang terjadi pada kelompok diskusi musik bernama 'Rumah Harmoni'. Kelompok tersebut dihuni oleh Bimbim, Kaka, Ivanka, Ridho, Didit Saad, Indra Q, Krisdayanti, Dira Sugandi, Widi 'Vierratale', JFlow, Reza 'Matajiwa', Roby 'Navicula', Fia 'Pop The Disco', Mono dan Michael J.
Tak hanya berdiskusi, baru saja Rumah Harmoni merilis album perdananya bertajuk 'd'Rumah Harmoni'. Berisi tujuh lagu yang berisi suara-suara nasionalisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Album ini tentang utopia Indonesia masa depan. Isi lagunya tentang ajakan kebaikan. Jauh dari politik dan golongan. Sama sekali nggak ada hubungan dengan yang kemarin-kemarin," lanjut Bimbim lagi.
Prosesnya ternyata tidak sesulit yang dibayangkan, walaupun berisi musisi besar. Hanya dalam waktu enam hari, seluruh lagu beres direkam.
"Proses pembuatan lagu sangat cepat. Kita kumpulin mulai bulan September kemarin. Tiap minggu datang ke Potlot, bikin lagu, 30 menit jadi satu lagu. Proses rekamannya juga cuma enam hari," cerita Opie Andaresta.
"Liriknya sengaja untuk persatuan, sila ke-3 Pancasila. Karena kita memang miskin sekali lagu dengan lirik nasionalisne yang mengajak berbakti, berjanji," sambungnya.
Selanjutnya, albun 'd'Rumah Harmoni' akan diperlakukan seperti album musik pada umumnya. Dijual secara fisik dan online dengan harga Rp 40ribu dan Rp 150 ribu (termasuk kaos).
(mif/mmu)











































