"Di sini, saya menceritakan seorang wanita yang sering mendapat tangan-tangan jail. Jadi, dia menegaskan untuk jangan pegang-pegang, jangan merayu-rayu," buka sang Raja Dangdut di sela-sela syuting video klip di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2015).
"Saya buat lagunya ketika Soneta Group sedang bermain di satu daerah, saya lihat pemandangan di lobi hotel. Ada perempuan-perempuan yang digodain oleh tangan-tangan jail. Begitu saya masuk kamar langsung saya buat lagu ini," ceritanya lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fairuz pun mengamini pengalaman di balik lagu berjudul 'Eeiish' itu. Sebagai perempuan, dirinya pernah merasakan langsung apa yang terjadi di dalam lagu berirama dangdut melayu itu.
"Pas pertama kali aku baca liriknya, aku kaget. Ini pengalaman nyata aku nih, pengalaman juga buat cewek-cewel yang suka digangguin. Laki-laki yang kurang ajar itu beranggapan semua perempuan bisa diapain aja," ujar Fairuz menjelaskan.
"Nah pesan di lagunya kan positif. Bahwa nggak semua perempuan tergiur dengan harta dan ketampanan," tutupnya sembari tersenyum.
Baca Juga: Perdebatan dan Renungan di Seputar Hari Musik Nasional
Rhoma Irama duduk langsung di kursi sutradara. Broadway dipilihnya sebagai konsep video klip 'Eeiish'. Bukan kali pertama, sebab Bang Haji--panggilan akrabnya--kerap kali mengarahkan langsung video klip grup musiknya, Soneta Group. Serta film layar lebar, salah satunya 'Sajadah Ka'bah'.
(mif/mmu)











































