Tidak ngotot untuk tampil jazz, Potret memainkan musik pop khasnya di lagu-lagu seperti 'Musim Putus', 'Ketika Cinta Itu Hilang' hingga 'Usia 17'. Penonton bernyanyi dengan santai, sembari berlenggok kanan-kiri.
"Assalamualaikum. Sudah lama nggak ketemu Potret. Sudah banyak perubahan ya," sapa Melly dari atas panggung, Jumat (6/3/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mencoba ikut suasana, Potret mengaransemen lagunya menjadi sedikit jazz. Hits 'Mungkin' jadi kelinci percobaan pertama.
"Yah, cuma mampu segitu-gitunya," ujar Melly lagi usai bernyanyi.
Meskipun tak cukup jazz, tidaklah mengapa. Karena jazzer yang datang malah sibuk bernostalgia dengan Potret tanpa peduli apa genre yang berbunyi. Buktinya lagu 'Diam' dan 'Terbujuk' yang membuat koor massal.
Pertama kali tampil di JJF 2015, Potret juga sekaligus memperkenalkan single terbarunya 'Gimana Caranya'. Hits 'Bunda' menyusul kemudian. Sontak panggung Potret hening seketika. Hanya terdengar lantunan piano dan suara Melly, serta suara latar penonton. Merinding.
Usai lagu balada itu, Potret tak mau membuat JJF 2015 penuh air mata. Dua hitsnya, 'Mak Comblang', 'Bagaikan Langit' dan 'Salah', seketika membuat suasana ceria kembali.
Terakhir, salah satu lagu cerdas yang pernah mereka ciptakan, 'I Just Wanna Say I Love You', dibawakan sebagai penutup. Penonton yang sedari tadi berlompatan, langsung berlanjut hingga akhir.
JJF 2015 masih berlanjut hingga tengah malam nanti. Sejumlah penampil dalam dan luar negeri terus hadir di 16 panggung yang disiapkan. Jadi, jangan kemana-mana dan ikuti terus detikHOT.
(mif/nu2)











































