Tidak seperti biasanya yang penuh gegap gempita dan kembang api, kali ini Grammy Awards 2015 memilih untuk lebih melankolis. Panggung musik penutup itu dipersembahkan untuk aktivis kulit hitam, Martin Luther King di film 'Selma'.
Beyonce maju lebih dulu dengan membawakn lagu gospel lawas dari tahun 1932 berjudul 'Take My Hand, Precious Lord'. Mengenakan gaun panjang putih yang mewah, Beyonce tidak memberikan aksi-aksi seksi selain sentuhan yang menawan.
Nada-nada tinggi ala gospel meliuk-liuk dari mulutnya. Emosi pun terpancar dari raut wajah penyandang gelar 'Best R&B Performance' itu. Setelah penampilan yang membuat merinding itu, Beyonce mempersembahkan temannya, John Legend.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sangat menarik perhatian karena cuplikan foto-foto Martin Luther King, baik yang asli maupun di film 'Selma' muncul bergantian di layar lebar. Membuat suasana malam puncak Grammy Awards ke-57 semakin emosional.
John Legend turun panggung, tanda ajang penghargaan tertinggi insan musik dunia itu sudah usai. Sam Smith adalah bintang yang paling bersinar malam itu dengan empat piala. Yaitu 'Song of the Year', 'Record of the Year', 'Best New Artist' dan 'Best Pop Vocal Album'.
Sampai jumpa di Grammy Awards ke-58 tahun depan!
(mif/ich)











































