Sesuai dengan judulnya, penyanyi 29 tahun itu ingin membuat sebuah karya musik sesuai kemauan. Itu kenapa, album kali ini dihuni oleh materi-materi pop.
"Filosofi dari judul albumnya adalah saya mau bikin album terserah saya. Saya tidak mau lagi melihat pasar yang bisa mengarahkan arah musik saya mau kemana," tutur Andien saat jumpa pers di Kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di album kali ini saya ingin mempersembahkan yang berbeda, ingin keluar dari 'comfort zone'. Kalau bikin jazz, blues lagi itu bukan hal susah, makanya saya menantang untuk bikin lagu pop," sambungnya lagi.
Bekerjasama dengan gerai restoran ayam cepat saji, KFC, pelantun 'Gemilang' itu menyuguhkan lima lagu daur ulang dan empat lagu baru.
Lagu-lagu lama itu adalah 'Rindu Ini (Warna)', 'Astaga (Ruth Sahanaya)', 'JAP (Sheila On 7)', 'Kasih Putih (Glenn Fredly)' dan 'Satu yang Tak Bisa Lepas (Reza Artamevia)'.
"Di sini ada lima lagu 'recycle'. Lagu 'recycle' itu lumayan 'tricky', ketika kita di dalam mobil dengerin radio, terus tidak lebih enak dari versi aslinya. Pasti orang langsung ganti," jelas Andien.
"Nah, gimana bikin lagu itu enak jadi versi Andien.Orang mau mendengarkan musik saya dan mengakui keduanya sama-sama bagus," pungkasnya.
(mif/mmu)











































