Mulai dari artistik sampai para penampil merupakan yang terbaik di seluruh belahan dunia. Bahkan, beberapa musisi menjadikan Coachella sebagai tolak ukur kesuksesan.
Nah, di Asia Tenggara ada sebuah festival lintas genre yang serupa, tentunya tidak sebesar Coachella. Festival musik tahunan itu diberi nama Future Music Festival Asia (FMFA). Digelar sejak tahun 2011, FMFA mulai dilirik sebagai salah satu kewajiban para penikmat musik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita berharap banyak dengan FMFA. Kita ingin suatu saat nanti, FMFA bisa menjadi sebesar Coachella. Bisa menjadi Coachella-nya Asia," ungkap perwakilan pihak penyelenggara FMFA 2015, Livescape Asia, Jason Kong kepada detikHOT beberapa waktu lalu.
"Makanya dari awal kita sediakan musik yang lintas genre. Hip hop, R&B, dance, pop dan rock, dengan harapan mampu merangkul banyak elemen pecinta musik seperti Coachella," sambungnya.
Tugas untuk mendapatkan itu tentu tidak mudah, setidaknya Livescape Asia bisa menjamin FMFA rutin diadakan tiap tahunnya sebagai langkah pertama. Menambah kehebohan pengisi acara serta menjaga kemananan dan kenyamanan untuk ribuan penonton yang akan hadir. Apakah FMFA bisa menjadi 'Coacella' bagi masyarakat Asia? Kita tunggu saja.
(mif/mmu)











































