MLTR Konser Tsunami di 5 Kota Indonesia
Senin, 17 Jan 2005 12:00 WIB
Jakarta - Grup band asal Denmark, Michael Learns to Rock (MLTR) akan menggelar konser amal untuk korban bencana tsunami. Mulai 1 Februari MLTR akan keliling 5 kota di Indonesia, Bandung, Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Bali. "Sebenarnya kontrak dengan MLTR sudah sejak Agustus lalu. Tapi begitu ada bencana tsunami ini, MLTR minta pendapatan dari tiketnya disisihkan untuk korban Tsunami. Di 5 kota nanti, setiap tiket yang terjual, 50 ribu akan disumbangkan untuk korban Tsunami di Aceh dan Sumut," ujar Peter Basuki dari Buena Produktama, promotor MTLR, kepada detikcom, Senin (17/1/2005). Di Indonesia MLTR akan membuka rangkaian turnya di Bandung tepatnya di Stadion Sabuga tanggal 1 Februari. Keesokan harinya, 2 Februari, Jascha Richter cs akan langsung beraksi di Tennis Indoor Senayan Jakarta. Berturut-turut kemudian, tanggal 3 dan 4 MLTR akan menyusuri Semarang di Horison dan Yogyakarta di Jogja Expo. Dua hari kemudian, tepatnya tanggal 6, grup band yang populer dengan hits "Paint My Love" itu akan mengajak penonton Bali bernyanyi di Hard Rock Cafe. Pada pertunjukan Yogya, Bandung, dan Semarang, tiketnya terbagi dua kelas, festival 150 ribu dan vip 250 ribu. Di Jakarta Buena menyediakan pilihan 3 kelas, festival 150 ribu, vip 350 ribu, dan vvip 500 ribu. Sedangkan untuk konser di Bali hanya tersedia satu jenis tiket seharga 200 ribu. Tak hanya menggelar konser, tanggal 5 Februari grup musik yang telah merilis lebih dari 10 album itu berencana membuat sebuah malam amal. Dalam acara yang tidak dipungut biaya tersebut, MLTR dijadwalkan akan melelang gitar dan lagu yang hasilnya akan disumbangkan untuk membantu meringankan beban para korban bencana tsunami. Selain Indonesia, MLTR juga secara kebetulan akan konser di beberapa negara lain yang juga terkena bencana tsunami seperti Malaysia, India, Srilangka, dan Thailand. Sama sepeti Indonesia, kontrak konser di keempat tempat tersebut sudah ditandatangani MLTR jauh sebelum musibah terjadi. Sebagai tanda keprihatinan, di semua tempat yang disinggahinya MLTR menyisihkan pendapatan tiketnya untuk bencana yang telah memakan lebih dari 150 ribu korban jiwa itu. (fta/)











































