Sebuah transkip tulisan asli Chapman dirilis di Inggris menjelaskan bagaimana detail pembuhan suami dari Yoko Ono itu. Dalam transkip tersebut dijelaskan bahwa Chapman melontarkan lima peluru ke arah Lennon dari pistol 38 Special revolver.
Peluru pertama sempat meleset tepat di atas kepala dari Lennon. Namun empat peluru lainnya bersarang di tubuh Lennon yang saat itu baru keluar dari Limousin-nya menuju hotel The Dakota, New York.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu dijelaskan, sebelum membunuh Chapman sempat meminta tanda tangan Lennon yang dianggap menjadi terakhir darinya. Dalam transkip tersebut Chapman juga meminta maaf atas tindakan bodohnya membunuh Lennon.
Chapman mengaku sangat menyesal dengan tindakannnya itu. Ia juga meminta maaf kepada jutaan penggemar The Beatles dan John Lennon.
"Saya meminta maaf karena memberikan luka. Saya meminta maaf karena menjadi seorang yang bodoh dan memilih cara salah untuk kemenangan," tutupnya.
(fk/mmu)











































