Mengenang Kisah Pilu Pembunuhan John Lennon

Mengenang Kisah Pilu Pembunuhan John Lennon

- detikHot
Jumat, 29 Agu 2014 12:00 WIB
Mengenang Kisah Pilu Pembunuhan John Lennon
Foto Terakhir John Lennon dan Mark David Chapman (dok)
Jakarta - John Lennon mengembuskan napas terakhirnya setelah diberondong peluru dari seorang pria bernama Mark David Chapman. Ironisnya, Chapman merupakan penggemar berat The Beatles dan begitu kagum dengan pemikiran Lennon.

Sebuah transkip tulisan asli Chapman dirilis di Inggris menjelaskan bagaimana detail pembuhan suami dari Yoko Ono itu. Dalam transkip tersebut dijelaskan bahwa Chapman melontarkan lima peluru ke arah Lennon dari pistol 38 Special revolver.

Peluru pertama sempat meleset tepat di atas kepala dari Lennon. Namun empat peluru lainnya bersarang di tubuh Lennon yang saat itu baru keluar dari Limousin-nya menuju hotel The Dakota, New York.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua peluru bersarang di punggunya dan dua lain bersarang di dada Lennon. Hingga sosoknya meninggal saat perjalanan ke rumah sakit.

Selain itu dijelaskan, sebelum membunuh Chapman sempat meminta tanda tangan Lennon yang dianggap menjadi terakhir darinya. Dalam transkip tersebut Chapman juga meminta maaf atas tindakan bodohnya membunuh Lennon.

Chapman mengaku sangat menyesal dengan tindakannnya itu. Ia juga meminta maaf kepada jutaan penggemar The Beatles dan John Lennon.

"Saya meminta maaf karena memberikan luka. Saya meminta maaf karena menjadi seorang yang bodoh dan memilih cara salah untuk kemenangan," tutupnya.

(fk/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads