10 Band yang Selamat dari Kehancuran (1)

10 Band yang Selamat dari Kehancuran (1)

- detikHot
Jumat, 25 Jul 2014 09:35 WIB
10 Band yang Selamat dari Kehancuran (1)
Jakarta - Sepertinya menjadi hal biasa jika dalam sebuah grup band terjadi perselisihan. Bahkan tak jarang perselisihan bisa berujung vakum grup band tersebut.

Tapi tak jarang juga, perselisihan pada akhirnya berakhir dengan kisah bahagia. Berikut 10 band yang sempat 'marahan' dan kembali bersatu:

The Police

The Police sempat goyang saat bubar pada 1986 lalu. Ketiga personel waktu itu tampak saling membenci satu sama lain.

Salah satu yang paling terasa adalah perselisihan antara sang drumer, Stewart Copeland dengan sang vokalis, Sting. Perselisihan keduanya pun disinyalir menjadi cikal bakal kehancuran The Police.

Namun, perselisihan ketiga personel tersebut akhirnya mereda hingga akhirnya mereka memutuskan untuk reuni pada 2007 lalu. Meski hanya bertahan setahun, tapi setidaknya menjelaskan hubungan mereka berakhir baik-baik saja.

Blink 182

Setelah Travis Barker mengalami kecelakaan pada 2008 lalu, hubungan antar personel Blink 182 dikabarkan merenggang. Penyebabnya tak lain karena dua personel lain yaitu Tom DeLonge dan Mark Hoppus kurang perduli dengan keadaan Travis saat itu.

Setelah kabar tersebut menjuat, bubarnya Blink 182 disebutkan hanya tinggal menunggu waktu. Tapi, nyatanya ketiga mencoba untuk memperbaiki hubungan mereka dan kembali bersiap untuk naik panggung lagi pada musim panas tahun ini.

No Doubt

Gwen Stefani memulai untuk mencicipi dunia solo karier pada 2003 lalu. Keputusan Gwen tersebut pun sempat memanaskan hubungan No Doubt.

Nyatanya, tanpa Gwen yang sibuk dengan solo kariernya No Doubt seperti mandek. Hingga Gwen dituduh menjadi kambing hitam dari vakumnya No Doubt oleh para personel lain.

Tapi hubungan mereka kembali harmonis ketika memutuskan untuk kembali manggung bersama pada 2012 lalu. No Doubt kencang dikabarkan bersiap untuk kembali merilis album baru.

Blur

Grup band sekelas Blur juga sempat merasakan krikil-krikil tajam dalam perjalanan karier mereka. Tepatnya pada awal 2000-an seperti ujian berat untuk mereka.

Keempat personel Blur, dihadapkan dengan kesibukan mereka masing-masing. Mulai dari Damon Albarn yang sibuk bersama Gorillaz, Graham Coxon yang sempat memutuskan hengkang dan bersolo karier atau Alex James yang mencoba peruntungan menulis lagu untuk musisi lain --seperti lagu-lagu Sophie Ellis-Bextor--.

Hingga pada akhirnya mereka memutuskan vakum pada 2003 lalu. Tapi, kabar bahagia datang pada 2008 lalu saat mereka memutuskan untuk reuni dan menggelar tur dunia.

Rage Against The Machine

Zack de la Rocha memutuskan untuk menanggalkan posisi sebagai vokalis Rage Against The Machine pada 2000 silam. Sontak, keputusan tersebut membuat grup band tersebut 'hancur'.

Zack disebut sudah tak sejalan lagi dengan Tom Morello Cs. Mulai dari ideologi bermusik hingga hal-hal kecil lainnya di atas panggung.

Namun, belakangan Rage Against The Machine seperti mencoba menyatukan serpihan karier mereka. Meski belum jelas apa yang akan mereka lakukan, tapi mereka sudah memberikan isyarat akan kembali ke industri musik dunia.
Halaman 2 dari 6
(fk/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads