Dengan tampil solo, PJ siap merilis single religi berjudul 'Di Atas Sajadah'. Ia mengaku lagu yang diciptakan oleh Oge Nagoro itu merupakan curahan pengalaman pribadinya setelah ditinggal sang ayahanda.
"Ini tahun kedua PJ jalani ibadah puasa tanpa ayah. Benar-benar ngerasain, PJ kayak mengingat ilmu dan pelajaran yang dikasih sama ayah. Yang paling berkesan ketika masih ikut pesantren, waktu itu masih kecil PJ pisah dengan mama, lalu ikut papa. Papa berikan kesempatan untuk aku kenal agama Islam lebih dalam," kenangnya saat ditemui di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (18/6/2014).
Pemilik nama asli Putri Ajeng Intan Novita Sari itu tak menampik adanya single tersebut membuat dirinya kangen dengan sosok ayah. Ia berharap lewat 'Di Atas Sajadah' dapat membanggakan ayahnya yang sudah tiada.
"Namanya orangtua gak akan bisa dilupakan. Kenangan papa itu PJ wujudkan dalam bentuk karya. Mudah-mudahan papa di sana bisa bangga melihat PJ," pungkas wanita 24 tahun tersebut.
(mau/ron)











































