Nyanyian Patah Hati Chris Martin di 'Ghost Stories'

Nyanyian Patah Hati Chris Martin di 'Ghost Stories'

- detikHot
Selasa, 03 Jun 2014 15:38 WIB
Nyanyian Patah Hati Chris Martin di Ghost Stories
Jakarta - Album 'Ghost Stories' memang disebut sebagai 'ruang' bagi vokalis Coldplay, Chris Martin untuk curhat soal patah hatinya. Jeritan sakit hati pun terasa di beberapa lirik di lagu dalam album tersebut. Berikut lima lirik paling kentara:

Nyanyian Patah Hati Chris Martin di 'Ghost Stories'

Album 'Ghost Stories' memang disebut sebagai 'ruang' bagi vokalis Coldplay, Chris Martin untuk curhat soal patah hatinya. Jeritan sakit hati pun terasa di beberapa lirik di lagu dalam album tersebut. Berikut lima lirik paling kentara:

'Always In My Head'

Dalam lagu pertama Chris Martin sudah curhat bagaimana sosok Gwyneth Paltrow tak bisa lepas dari kepalanya. Bait-bait yang tersaji pun sepertinya sosoknya tak mau melepaskan mantan istrinya itu.

"Goes where I will, But thou.gh I try my heart stays still, It never moves Just won’t be left, So my mouth waters to be a fate, And you’re always in my head."

'Always In My Head'

Dalam lagu pertama Chris Martin sudah curhat bagaimana sosok Gwyneth Paltrow tak bisa lepas dari kepalanya. Bait-bait yang tersaji pun sepertinya sosoknya tak mau melepaskan mantan istrinya itu.

"Goes where I will, But thou.gh I try my heart stays still, It never moves Just won’t be left, So my mouth waters to be a fate, And you’re always in my head."

'Magic'

'Magic' menjadi hits pertama di album 'Ghost Stories'. Lewat lagu tersebut masyarakat juga pertama kali menilai bahwa betapa Chris Martin tak bisa melupakan Gwyneth Paltrow.

"Call it magic, When I'm with you, And I just got broken, Broken into two, Still I call it magic, When I'm next to you."

'Magic'

'Magic' menjadi hits pertama di album 'Ghost Stories'. Lewat lagu tersebut masyarakat juga pertama kali menilai bahwa betapa Chris Martin tak bisa melupakan Gwyneth Paltrow.

"Call it magic, When I'm with you, And I just got broken, Broken into two, Still I call it magic, When I'm next to you."

'Ink'

"Got a tattoo and the pain’s alright, Just wanted a way of keeping you inside."

Lirik tersebut seperti menggambarkan apapun rela dilakukan Chris Martin untuk bisa kembali bersama Gwyneth Paltrow. Meski harus disakiti sekalipun.

'Ink'

"Got a tattoo and the pain’s alright, Just wanted a way of keeping you inside."

Lirik tersebut seperti menggambarkan apapun rela dilakukan Chris Martin untuk bisa kembali bersama Gwyneth Paltrow. Meski harus disakiti sekalipun.

'True Love'

Perceraian sepertinya memang sebuah kata yang sangat menyakitkan di sebuah hubungan rumah tangga. Hal itu seperti yang ingin disampaikan Chris Martin dalam lirik ini.

"Tell me you love me, If you don't then lie, Oh lie to me. Remember once upon a time, When I was yours and you were blind A fire would sparkle in your eyes And mine."

'True Love'

Perceraian sepertinya memang sebuah kata yang sangat menyakitkan di sebuah hubungan rumah tangga. Hal itu seperti yang ingin disampaikan Chris Martin dalam lirik ini.

"Tell me you love me, If you don't then lie, Oh lie to me. Remember once upon a time, When I was yours and you were blind A fire would sparkle in your eyes And mine."

'Another's Arms'

Harapan besar bisa kembali bersama Gwyneth Paltrow, sepertinya sangat terasa di bait terakhir di lagu. Jika diresapi, Chris Martin hanya ingin menikmati lagi hari-hari bersama Gwyneth.

"Late night watching TV, Wish that you were here beside me, Wish that your arms were around me, Your body on my body."

'Another's Arms'

Harapan besar bisa kembali bersama Gwyneth Paltrow, sepertinya sangat terasa di bait terakhir di lagu. Jika diresapi, Chris Martin hanya ingin menikmati lagi hari-hari bersama Gwyneth.

"Late night watching TV, Wish that you were here beside me, Wish that your arms were around me, Your body on my body."
Halaman 2 dari 12
(fk/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads