Cerita Penggemar yang Nabung 4 Tahun untuk Nonton Konser One Direction

Cerita Penggemar yang Nabung 4 Tahun untuk Nonton Konser One Direction

- detikHot
Sabtu, 31 Mei 2014 13:30 WIB
Cerita Penggemar yang Nabung 4 Tahun untuk Nonton Konser One Direction
Antrean tiket konser One Direction di Mal Kota Kasablanka (Westy/detikHOT)
Jakarta - Banyak pengorbanan yang dilakukan penggemar agar bisa mewujudkan mimpinya bertemu idola mereka. Ada yang antre sejak subuh saat penjualan tiket, hingga menyisihkan uang jajan selama empat tahun.

Berbagai cerita pun dilontarkan oleh penggemar boyband asal Inggris tersebut. Seperti Dita (15) dan Nada (14) yang rela menyisihkan uang jajannya dari tahun 2010 untuk menyaksikan idola mereka secara langsung.

"Aku nabung sih dari mulai Rp 10 ribu, lama-lama banyak deh sampai Rp 50 ribu dan sekarang sudah terkumpul," cerita Dita dengan semangat saat di Mal Kota Kasablanka, Sabtu (31/5/2014). Tiket konser One Direction sendiri dijual dari Rp 550 ribu hingga Rp 1,7 juta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setali tiga uang dengan dengan Dita, Nada yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu juga mengaku rela menyisihkan uang jajannya demi melihat aksi panggung Harry Styles cs. Nada juga bangun sangat pagi untuk mendapat antrean paling depan.

"Rela bangun pagi juga padahal hari Sabtu untuk libur. Tapi nggak apa-apa kita kan bukan fans karbitan, jadinya rela," katanya seraya tertawa.

Nada datang ke lokasi didampingi kakaknya. Para penggemar One Direction yang masih berada di bawah umur meamng diharuskan membawa pendamping.

"Iya memang harus ada pendamping supaya nggak ribet nanti," ucap Nada.

Sulit mendapatkan izin dari orangtua juga diutarakan oleh Yuni (17). Remaja yang duduk di bangku SMA itu mengatakan harus bersusah payah agar mendapatkan izin dari orangtuanya.

"Tapi Alhamdulillah mama dan papa ngerti banget kalau aku suka sama One Direction jadinya dibolehin, dan belajarnya tetap nggak boleh jelek nilainya," urainya.

Namun para penggemar One Direction yang sudah antre sejak subuh harus gigit jari. Penjualan tiket secara offline dihentikan karena tidak memiliki izin keramaian, padahal penjualan tiket baru dibuka selama 30 menit.

(wes/ich)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads