Karakter bermusik dari grup band asal Banjarmasin itu pun diakui terlahir dari kegemaran mereka dengan dongeng. Mulai musik, lagu hingga hal lain yang berhubungan dengan musik mereka.
Termasuk sentuhan 'rasa' vintage di setiap karya-karya milik mereka. Didukung lagi dengan vokal dari sang vokalis Amyra juga seperti membuat mereka lebih terasa lebih antik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Basic-nya kita memang sudah sama musik-musik dongeng. Jadi dengan dongeng membuat imajinasi kita semakin tinggi dan karakter musik kita pun juga ikut," sambut Amyra menambahkan penjelasan Eza.
Sosok Amyra sendiri tercatat sebagai personel yang paling banyak menciptakan lagu. Ia pun tak menampik lagu-lagunya terlahir setelah banyak menonton film kartun yang banyak mengisahkan dongeng.
Saat Amyra seperti 'terpengaruh' dengan kartun-kartun itulah personel lain seperti menjaga agar lagu-lagu Pumpkin tetap punya garis merah. Mulai dari lirik dan lagu pun seperti disaring agar tak seperti menjiplak dan tetap orisinil.
"Tapi benar-benar buat yang orisinil. Jadi walau pun ada cerita kartun ada banyak yang lebih kisah pribadi. Jadi membuat kita benar-benar fresh dan simple juga," tutur Eza.
Bercerita tentang musik dongeng mereka seperti kurang lengkap jika tak bicara soal musisi yang menginspirasi mereka. Siapa saja mereka?
(fkh/mmu)











































