Melihat hal itu, Radja pun dianggap sengaja 'membuat' semua perseteruan tersebut. Hal itu tak lain berkaitan untuk mendompleng popularitas mereka.
Pelantun 'Jujur' itu dengan tegas membantah hal tersebut. Ia menegaskan masalah yang ada murni tanpa rekayasa.
"Kami pure untuk penegakan hukum, kalau ngejar royalti bukan di sini tempatnya," ucap salah satu personel Radja, Moldy saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2014).
Sedangkan untuk melanjuti pelaporannya terhadap beberapa tempat karaoke para artis, Radja telah melakukan pemeriksaan lanjutan di Mabes Polri. Mereka pun mengaku senang melihat laporan mereka yang diproses dengan cepat oleh pihak kepolisian.
"Hari ini kami menindak lanjuti laporan kami ke Mabes. Dan pihak polisi juga merespon cepat sekali. Kami lapor 3 Januari, tuh 10 hari. Kata kuasa hukum kami ini enam hari kerja, biasanya 20 hari lebih," pungkas Ian.
(fkh/kmb)











































