Sayangnya, pedangdut 17 album itu tidak menyebutkan secara pasti berapa persen kenaikan tarif tersebut. Ia hanya mengungkapkan alasannya.
Β "Harus naik dong. Semua harga naik, gas aja naik, semua naik. Bibi (pembantu rumah tangga) aja bilang, belanja harus naik," jelas Iis Dahlia saat ditemui usai mengisi acara 'Hitam Putih' Trans 7 di Studio Guet, Perdatam, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ritmenya gitu, ngamen lagi oke, suami bisa ditinggal, anak oke. Kerja sendiri nggak terikat perusahaan mana pun," ujar pelantun 'Tamu Tak Diundang itu menambahkan.
Namun lagi-lagi, nada kecewa mau tak mau terlontar dari mulut perempuan yang sudah menapaki karier dangdut sejak tahun 1989 itu. Iis merasa saat ini musik dangdut terdengar seragam dan mulai membosankan.
"Dangdut itu nggak pernah sepi. Tapi sekarang dijejelin lagunya itu terus, akan bosen. Ayo, produce yang beda, jadi orang-orang bisa banyak denger lagu yang nggak itu-itu aja," tutur pedangdut yang juga main sinetron itu.
Di awal tahun yang baru ini, Iis sendiri mengaku belum memulai lagi aktivitas bernyanyinya. Sampai hari ini, dirinya masih fokus melakoni profesi baru sebagai seorang juri.
"Saya tahun ini menjadi juri tetap di pemilihan bakat salah satu stasiun televisi, setiap Minggu, part time. Sambil nunggu-nunggu transferan," selorohnya menutup pembicaraan.
(hap/mmu)