Pentolan Green Day itu diketahui telah melakukan kolaborasi bersama Norah Jones untuk merilis sebuah album bertajuk 'Foreverly' pada November 2013 lalu. Album penuh tersebut berisi lagu-lagu The Everly Brothers yang dinyanyikan dengan aransemen baru oleh kedua penyanyi beda genre tersebut.
Tak hanya lewat musik, keduanya juga secara langsung menuangkan kekagumannya pada akun sosial media Twitter pribadinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepaham dengan teman duetnya, pelantun 'Come Away With Me', Norah Jones juga memuji musisi kelahiran 74 tahun silam itu. "The Everly Brothers punya pengaruh yang besar terhadap semua musisi. Harmoni yang tinggi ketika Phil bernyanyi, bak cairan pembersih cantik, yang dinyanyikan dengan mudah dan memanjakan telinga pendengarnya," tulisnya.
"Dia adalah satu dari yang terbaik. Dan kami sangat sedih telah kehilangan dia," tutup Norah Jones.
Selain dua musisi di atas, gitaris kawakan asal grup musik Queen, pun melakukan hal yang sama. Setali tiga uang, bersama dengan Nancy Sinatra dan The Roots's Questlove, melakukan konser tribute kepada musisi yang terkenal dengan suara soprannya. Rasa duka, juga tak bisa disembunyikan mengingat pengaruh besar yang dibawa The Everly Brothers pada musik dunia.
Lewat situs pribadinya, Brian May mengungkapkan kenangannya atas duo yang berdiri pada 1957 silam itu. "Aku merasa meleleh ketika mengingat The Everly Brothers pada masa mudaku. Aku mencintai mereka, sampai saat ini aku menincatinya. Dari The Everly Brothes aku belajar bermain gitar (banyak orang tidak mempunyai pengalaman itu hari ini)," tulis Brian May emosional.
"Phil telah tiada. Melakukan tur bersama Don dan Phil adalah sensasi hebat dalam hidupku. Aku mencintaimu, Phillip. Godspeed," tulis putri mendiang Frank Sinatra itu di akun Twitter pribadinya.
(hap/mmu)











































