Kepala Seksi Pelayanan Administrasi Direkotrat Intelkam Polda Metro Jaya, Kompol Sodiran mengatakan, pihaknya menerapkan pengamanan konser Slank sama seperti pengamanan konser Metallica.
"Sistem pengamanan yang diterapkan seperti konser Metallica. Mereka diminta menghipnotis penonton seperti Metallica," ucap Sodiran kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita siapkan escape apabila ada sesuatu hal, misalnya pingsan, kita siapkan jalur-jalur untuk escape," ujar Rikwanto.
Pengamanan tidak hanya memperispkan personel, tetapi juga termasuk menyiagakan kendaraan taktis dan tenaga medis hingga antisipasi teror.
"Semua satu paket ada Jihandak, anjing pelacak, tenaga medis, kendaraan rantis untuk escape, damkar, ambulans, semua disiapkan termasuk untuk escape," imbuh Rikwanto.
Selama konser Slank, Rikwanto menegaskan tidak ada penutupan arus lalu lintas. Namun, pihak kepolisian tetap melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar GBK untuk mengantisipasi kemacetan yang ditimbulkan.
"Jangan sampai ganggu aktivitas lain, kita atur sedemikian rupa. Pengalihan arus tidak ada, namun pengaturan lalu lintas tetap kita lakukan," tuturnya.
Dalam konser kali ini, Slank akan menghibur para Slankers dengan menyanyikan 40 lagu. Lagu bertittle 'Aku Harus Pulang' menjadi kode sebagai lagu penutup konser.
"Ketika lagu 'Aku Harus Pulang' dibawakan, kita persiapan pintu dibuka," tutupnya.
(mei/nu2)










































