Rencana penutupan toko terakhir dari toko kaset dan CD terbesar di Indonesia, Aquarius Mahakam, memang mau tak mau menarik komentar banyak musisi Tanah Air. Pro dan kontra hadir, termasuk dari vokalis grup band Nidji, Giring, yang melihat ada makna lain dari penutupan Aquarius Mahakam.
Bagi Giring, tutupnya Aquarius, manandakan bahwa industri musik saat ini sudah berubah dan musisi diharuskan bisa memanfaaatkan celah itu ke arah yang positif.
"Dengan tutupnya Aquarius Mahakam menunjukkan bahwa industri musik sudah berubah bentuk menjadi Industri content dan entertainment. Fisik hanyalah untuk die hard fans. Musisi harus pintar pintar menciptakan lagu yang bagus, disaat bersamaan memasarkan image mereka dengan baik. Pintar pintar mencari penghasilan dari begitu banyak celah yang ada," ungkapnya ketika dihubungi detikHOT, Selasa (10/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, kenangan akan eksistensi Aquarius Mahakam di era 90-2000an awal silam tak bisa dilupakan vokalis berambut keriting tersebut. Rutinitas membeli CD dan kaset setiap hari Sabtu melekat dalam memori Giring hingga saat ini.
"Jaman SMP selalu nabung, tiap hari Sabtu berangkat kesana untuk beli album-album terbaru, seperti Jamiroquai dan LIVE," kenangnya lagi.
(hap/ron)











































