Uniknya musik Neonomora yang bernuansa folk rock namun juga sentuhan elektronik tak pelak mengehentak panggung. Tata lampu biru dan sinar laser yang sudah aktif pun menjadi penyegar mata.
Perlahan barisan penonton pun mulai menumpuk, terlebih ketika lagu 'Too Young' dimainkan. Berlanjut ke lagu-lagu lainnya, 'Seeds' dan single pertamanya 'You Want My Love' membuat suasana meriah. Neonomora kemudian menutup penampilannya lewat lagu 'Demons Gone'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suara yang merdu dan parasnya yang cantik serasa meneduhkan penonton yang sedari tadi dihantam musik rock. Tak hanya membawakan lagu milik orang lain seperti 'Especially For You (MYMP)' dan 'Every Little Thing She Does Is Magic (The Police)', Sierra juga sempurna menyanyikan salah satu single hitsnya 'The Only One'.
Tak berselang lama, Cholil Mahmu Cs itu pun naik panggung. Tentu saja diikuti oleh rombongan penonton yang lebih ramai lagi.
Langsung saja mereka tampil dengan konsep alter ego-nya, Pandai Besi, membuat penonton bersorak. Dengan personel tambahan di bagian 'backing vocal', pemain keyboard dan alat tiup, Pandai Besi tampil seru lewat 'Menjadi Indonesia', 'Di Udara' dan 'Laki-laki Pemalu'.
Tak kurang dari sembilan lagu dibawakan band yang berdiri 2001 silam itu. Tata lampu ciamik serta permainan visual sebagai latar belakang jelas mempelihatkan warna-warni di 280 Festival malam ini.
Dengan konsep Efek Rumah Kaca sendiri, 'Balerina' dan 'Cinta Melulu' jelas menarik koor penonton. Tak menaikkan temponya di akhir penampilan, justru Efek Rumah Kaca mempersembahkan tembang akustik manis, 'Desember' sebagai sajian penutup.
Selesai sudah penampilan band lokal di 280 Festival. Dan yang paling ditunggu-tunggu, Tim Wheeler Cs akan menjadi penutup yang memeriahkan malam minggu kali ini.
(hap/doc)











































