5 Aksi Berbahaya Fans Fanatik Terhadap Musisi Idolanya

5 Aksi Berbahaya Fans Fanatik Terhadap Musisi Idolanya

M Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Rabu, 30 Okt 2013 15:34 WIB
5 Aksi Berbahaya Fans Fanatik Terhadap Musisi Idolanya
Jakarta - Penggemar dan musisi sudah menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Namun ada kalanya, fans-fans yang berubah fanatik kemudian berujung pada tindakan-tindakan berbahaya yang merugikan bahkan sampai merenggut nyawa sang idola. Ada nama-nama seperti Darrell Lance Abbott a.k.a Dimebag Darrell yang ditembak idolanya di atas panggung, atau fans KPop yang mengirimkan kotoran mereka ke rumah idolanya.

Berikut detikHOT merangkum lima perbuatan fans fanatik yang dilakukan terhadap para musisi idolnya.

Jaejoong 'JYJ'

Bicara soal penggemar, Korea Selatan adalah salah satu negara penyumbang fans-fans yang benar-benar tidak terkontorol. Mereka biasanya disebut 'sasaeng'. Banyak kejadian yang merugikan para musisi akibat tindakan 'gila' sasaeng, salah satu contohnya terjadi pada Jaejoong 'JYJ'.

Meski tidak terjadi pada dirinya, tapi hal ini tetap berhubungan. Jaejoong bercerita pada sebuah program televisi, bahwa fans tersebut telah mencurui handphone sahabatnya, Yoochun. "Aku sedang berada di Sungai Han sendirian dan aku mengirim pesan singkat pada Yoochun agar dia keluar dan menemaniku. Ketika mendapat balasan, pesan itu berbunyi 'siapa kau dan mengapa kau menghubungi Yoochun?'" ujar Jaejoong.

Tidak hanya itu, di Korea, sasaeng terkadang sampai menyelinap ke kamar tidur sang idola dan menciumnya, bahkan mereka mengirimkan darah menstruasinya ke rumah sang idola sebagai bentuk fanatisme.

Barry 'Saint Loco'

Kasus yang terjadi pada Barry 'Saint Loco' ini baru saja terjadi dan sampai saat ini masih bergulir. Barry menjadi terget sasaran penyiraman air keras dari salah seorang yang menyamar menjadi penggemarnya dan meminta foto bareng.

Hal ini dialami Barry di hotelnya tempatnya menginap usai tampil di Kota Malang, Jawa Timur. Tak ayal, luka bakar yang serius serta infeksi pada mata pun harus ditanggung vokalis bertato itu.

Bimbim 'Slank'

Kejadian serupa juga pernah menimpa rocker gaek penggebuk drum grup band Slank, Bimbim. Hal ini terjadi di awal-awal masa kritis Slank setelah ditinggal tiga personelnya, Bongky, Indra dan Pay.

Bimbim yang saat itu sedang bingung apakah meneruskan atau membubarkan Slank, mendapatkan tekanan dari Slankers -penggemar Slank, yang akan membacok dan membunuhnya jika berani membubarkan grup bandnya. Untung saja hal itu tidak terjadi, karena ayah dua anak itu meneruskan grupnya dan masih eksis hingga hari ini.

Justin Bieber

Bila seorang Justin Bieber benar-benar sukses dibunuh, maka kasus itu akan jadi pembunuhan selebriti paling terkenal nomor dua, setelah John Lennon. Kalimat itu sering sekali terdengar jika membahas topik kelakuan para fans yang terlalu fanatik terhadap idolanya.

Soal Justin Bieber, kejadian tersebut terjadi beberapa tahun lalu saat seorang fans fanatiknya bernama Dana Martin berniat membunuh Justin dan memotong anggota tubuhnya. Sadis. Beruntung hal itu belum sempat terjadi, karena Dana Martin lebih dulu berhasil dijebloskan ke dalam penjara.

John Lennon

Mendengar nama John Lennon dan fans, sepertinya satu-satunya hal yang terpikirkan adalah John Lennon meninggal di tangan penggemar fanatiknya dengan pistol. Ya, Mark David Chapman nama fans tersebut membunuh pentolan The Beatles itu setelah mengubah pandanganya terhadap karya-karya John Lennon dan The Beatles yang dianggap berpengaruh buruk.

Menariknya, Chapman sama sekali tidak beranjak setelah membunuh Lennon. Bahkan dirinya sedang membaca buku sampai saat polisi datang ke TKP dan menahannya.
Halaman 2 dari 6
(hap/mmu)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads