Jak Jazz 2013 disebut-sebut menjadi salah satu pagelaran musik tertua di Indonesia. Setidaknya, sudah satu dekade pagelaran itu dihelat. Sayangnya, ada yang berbeda dengan gelaran Jak Jazz tahun ini. Terlalu banyak kabar tak sedap menyeruak dibanding promosi dari gelaran itu sendiri.
Mulai dari tak dibayarnya musisi yang tampil, hingga kabar soal pembatalan beberapa musisi dalam dan luar negeri. Sayangnya, sikap penyelenggara pun terkesan tutup mulut atau bahkan lepas tangan.
Seperti saat detikHOT mencoba mengkonfirmasi pihak penyelenggara melalui Bobby Alatas selaku Program Director Jak Jazz 2013. Bukan mendapat penjelasan, justru Bobby ogah berkomentar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski diminta memberi tanggapan berkali-kali soal kabar sistem pembayaran honor penampil yang kurang jelas, Bobby tetap tak ingin berkomentar. "Nggak deh, ke Moko aja. Ada di Kenanga 4 (salah satu ruangan di Istora Senayan) itu," tunjuknya.
Saat detikHOT mencoba bertemu dengan sosok yang disebutkan Bobby pun tak membuahkan hasil. Dua orang yang disebut Bobby memiliki wewenang untuk menjawab, tak berada di tempat.
"Mereka lagi keliling (cek jalannya acara). Kalau soal wawancara semua ke Pak Bobby aja," oper salah satu panita.
Menjelang penutupan Jak Jazz 2013, masih belum ada pihak panitia yang memberikan komentar dengan segala kabar tak sedap yang beredar. Padahal, Sabtu (19/10) kemarin, Bobby sempat memberikan klarifikasi soal beberapa musisi yang batal tampil di Jak Jazz.
Bobby menyebut bahwa ada masalah pengurusan visa hingga absennya beberapa musisi luar seperti Lica Cecato dari Brasil dan grup musik asal Afrika, Afronesia. Sementara Jeremy Tordjman dengan sedikit emosi membeberkan alasannya membatalkan tampil di Jak Jazz 2013.
"I cancel my gig in Jakjazz!!! They didn't pay me!!!! Worst festival ever!!!" Ungkap Jeremy dalam akun twitternya, @JeremyTordjman, Jumat (18/10).
"JAKJAZZ DIDN'T PAY FOR THE SHOW, DON'T EVEN RESPECT MY AGENT CONTRACT. SO I DIDN'T PLAY!! Sorry for my Indonesia Follower" tambahnya.
Dari dalam negeri setidaknya ada tiga musisi yang batal atau diundur tampil di festival jazz tertua di Tanah Air itu. Syaharani & Queenfireworks, Endah N Resha dan Once Mekel.
(fkh/ich)










































