Salah satunya Lica Cecato, penyanyi asal Brazil yang batal naik ke atas panggung.
Bobby Alatas selaku Program Director 'JAK JAZZ 2013' mencoba memberikan klarifikasi terhadap permasalahan yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah urus itu dua minggu. Tapi enggak tahu kenapa untuk Lica kenapa lama," lanjut Bobby.
Masalah serupa juga ternyata menimpa personel grup musik asal Afrika, Afronesia, dan penyanyi Malaysia Xiong Lee. "Kalau Xiong Lee mudah-mudahan aman. Masih kita usahakan sampai besok," tutur promotor berkepala plontos itu.
"Afronesia ini tinggal dua personel lagi. Buat besok kalau tetap nggak dapat, ya alternatifnya pakai pemain Indonesia cabutan, silakan pilih mau main sama siapa," usulnya.
Bobby menjelaskan absennya beberapa musisi luar agak tersandung oleh permasalahan imigrasi.
Dari Indonesia sendiri, tadi malam setidaknya ada tiga musisi yang batal atau diundur tampil di festival jazz tertua di Tanah Air itu. Syaharani & Queenfireworks, Barry Likumahuwa dan Once Mekel.
Barry Likumahua dijadwalkan berkolaborasi dengan musisi asal Perancis Jeremy Tordjiman. Sayangnya jadwal penampilan mereka harus diubah, karena Jeremie yang masih jetlag.
"Dia (Jeremie Tordjiman) lagi sakit kepala, baru sampai tadi jam 6 sore di Jakarta. Dia pas di hotel bilang sakit kepala, mungkin jetlag ya," jelas Bobby.
"Kalau Syaharani memang belum fixed. Kalau ragu mending nggak usah dan akhirnya mereka pilih mundur," sambungnya lagi.
Sedangkan, perihal Once Mekel, tidak ada alasan yang pasti. Namun mantan vokalis Dewa 19 menuliskan ketidakhadirannya melalui akun sosial media, Twitter miliknya.
Masih ada dua hari lagi, Sabtu (19/10) dan Minggu (20/10) 'JAK JAZZ 2013' digelar. Semoga saja baik panitia maupun pengisi acara mampu memuaskan hasrat pencinta musik jazz Indonesia.
(hap/doc)










































