Direncanakan mulai pukul 19:00 WIB, konser mulai sedikit terlambat. Lampu di venue konser baru mulai dipadamkan sekitar pukul 19:45 WIB yang kemudian disambut oleh teriakan dari para penggemar.
Semua kelas tampak terisi penuh mulai dari VVIP sampai dengan kelas Bronze. Saat video awal konser dimulai, cahaya pink dari lightstick styrofoam yang dibagikan gratis oleh promotor berpendar di seluruh ruangan konser.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jay turun dari pesawat masa depan tersebut dan disambut efek ledakan serta para dancer di atas panggung. Musik lagu 'Exclamation Mark'-pun terdengar dan penonton mulai histeris ketika Jay Chou menyanyi dan berjalan ke tengah panggung.
Suasana semakin panas ketika lagu 'Dragon Fist' ditampilkan sebagai lagu berikutnya. Pemeran film 'Initial D' tersebut muncul dari bawah panggung hidrolik dengan kostum bernuansa emas.
Aksi teatrikal ditampilkan oleh para dancer yang adu pedang di atas panggung. Musik ala film-film aksi China pun menjadi pengiring lagu tersebut.
Banyak lagu ballad yang dinyanyikan Jay Chou dalam konser 'Opus Jay 2013 World Tour' di Jakarta semalam. Seperti misalnya lagu 'The Last Battle' dan 'Dao Xiang' yang dibawakan Jay dengan sangat prima.
Jay sendiri mengakui bahwa banyak penggemar yang memintanya untuk menyanyikan lagu ballad di konser. "Mereka lebih senang aku menyanyikan lagu ballad," ungkap Jay dalam acara jumpa wartawan jelang konsernya Jumat (11/10/13) lalu.
Tak heran jika malam ini, dalam satu sesi menyanyi, Jay membawakan dua sampai tiga lagu berirama mellow. Penonton pun tampak menikmatinya dengan bernyanyi bersama pria 34 tahun tersebut.
Dengan lirik lagu yang ditampilkan di beberapa layar yang ada di venue konser, penonton ikut menyanyikan lagu-lagu ballad seperti 'Secret' dan 'Ming Ming Jiu'. Jay memainkan sebuah grand piano saat menyanyikan kedua lagu yang masing-masing dirilis tahu 2008 dan 2012 tersebut.
Menjanjikan bintang tamu spesial, penyanyi wanita Liu Chen tampak hadir menemani Jay ketika membawakan lagu 'Kaspersky'. Keduanya tampak kompak berduet menyanyikan lagu tema sponsor konser malam itu. Liu Chen juga tampil solo usai berduet dengan sang penyanyi multitalenta.
Jay Chou tampil dengan penuh kharisma. Tak menggunakan make-up berlebihan, vokalnya stabil saat menyanyikan lagu bertempo cepat, mellow, maupun ketika menyanyikan lagu rap.
"Indonesia, put your hands up!" teriak Jay jelang akhir konsernya. Para penonton beteriak histeris saat sang idola melambai-lambaikan tangan pada mereka.
Menyanyikan kurang lebih tiga puluh lagu yang didominasi oleh lagu-lagu lama miliknya, konser diakhiri dengan letusan kembang api, konfeti dan beberapa bola raksasa ber-letter J yang dilempar ke arah penonton. Jay Chou dan para dancer menggunakan kostum warna-warni saat menyanyikan lagu berirama ceria 'Ukulele' dan 'Sunny Otaku'.
"Bye bye!" ujar Jay saat berdiri di atas panggung hidrolik dengan kostum putih bak pangeran negeri dongeng dan kemudian menghilang dari atas panggung.
Sajian lain yang membuat konser 'Opus Jay 2013 World Tour' semakin meriah adalah beberapa penampilan seperti pantomim, beatbox, aksi teatrikal dari para dancer, dan grup acapella. Ditambah lagi semua lagu yang ditampilkan Jay Chou malam itu diiringi oleh band secara live dengan kualitas soundsystem yang benar-benar memukau.
Sayangnya, panggung konser perdana Jay Chou di Jakarta ini tak semeriah panggung-panggung konser KPop yang pernah digelar di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol misalnya. 'Opus Jay 2013 World Tour' hanya menyediakan satu panggung utama di bagian depan sehinga jarak pandang penonton yang duduk di kelas bronze cukup jauh.
Meski demikian, konser berlangsung sangat tertib mengingat semua kelas yang disediakan adalah numbered seat. Dengan sistem numbered seat di semua kelas, tak ada penonton yang harus berdesak-desakan sambil berdiri di kelas festival.
(ron/hkm)











































