'AGNEZ MO': Pemanasan yang Pantas dan Mengejutkan

Music Buzz!

'AGNEZ MO': Pemanasan yang Pantas dan Mengejutkan

M Iqbal Fazarullah Harahap - detikHot
Selasa, 03 Sep 2013 14:01 WIB
AGNEZ MO: Pemanasan yang Pantas dan Mengejutkan
Jakarta - 'AGNEZ MO' adalah album terbaru Agnes Monica sekaligus album yang disebut-sebut sebagai pemanasan sebelumnya dirinya merilis album internasional. Ambisi yang tidak pernah putus sejak Agnes mengutarakannya beberapa tahun yang lalu.

Sentuhan elektronik langsung terasa di lagu 'Walk' yang didaulat sebagai pembuka di album ini. Tidak terlalu mengejutkan, tapi cukup menghentak jika dibandingkan dengan musik-musik dance Agnes sebelumnya. Sepertinya jika menarik kesimpulan berdasarkan Track 1, pantas album ini disebut pemanasan, tapi apakah tak terlalu dini untuk menilai?

Di Track 2 berjudul 'Renegade' penyanyi yang lahir 27 tahun silam ini lebih menambah nuansa eletroniknya yang dipadu dengan efek vokal. Sehingga terdengar hasil suara yang lebih 'treble' dibanding sebelumnya. Namun satu hal yang mungkin sangat terasa di sini, Agnes terdengar seperti penyanyi muda asal Amerika Ke$ha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjunya adalah satu-satunya lagu dengan lirik berbahasa Indonesia yang ada di album berwarna abu-abu itu. Sebetulnya tidak menyangka juga akan ada lagu Bahasa Indonesia, tapi sepertinya Agnes masih ingin menunjukkan rasa cinta Tanah Airnya. Masih sama seperti dua lagu sebelumnya, lagu berjudul 'Bad Girl' ini mengangkat nuansa elektronik, drum and bass dan dubstep kental terdengar mulai dari pertengahan lagu.

Sedikit menurunkan temponya, hadir lagu 'Let's Fall In Love Again' dengan lirik yang dinyanyikan dalam tempo sedang dan musik yang tidak terlalu bergoyang. Cukup puas sampai saat ini, namun kemudian pendapat banyak orang bahwa penyanyi yang telah melahirkan 9 album ini sebagai 'Rihanna wanna be' terbukti di Track 5 berjudul 'Be Brave'.

Tak terbantahkan lagi bahwa di lagu ini Agnes Monica mungkin sedang sering-seringnya mendengarkan lagu-lagu penyanyi asal Barbados itu. 'Be Brave' menghadirkan nuansa melankolis dari nada-nada tinggi yang diabil Agnes Monica di ujung lagu.

Bukan tidak mau membahas secara detail lagu-lagu selanjutnya, tapi memang terdengar hampir sama. Drum and Bass, permainan sythesizer serta high note di ujung lagu menjadi sajian di lagu-lagu 'Flyin' High', 'Shut 'Em Up', 'Hide and Seek' dan 'Got Me Figure Out'. Album ini bak pukulan seorang Agnes Monica pada penikmat musik dan penggemarnya, "ini materi yang saya inginkan, bukan seperti dulu!"

Inilah satu-satunya lagu balada yang dihadirkan penyanyi dan penari itu di dalam albumnya, 'Thing Will Get Better'. Tidak ada 'keributan' seperti di lagu-lagu sebelumnya, hanya alunan piano sepanjang lagu, sangat menyentuh. Agnes benar-benar tahu bagaimana memainkan perasaan pendengarnya.

Agnes Monica secara total mengeksplorasi musiknya. Bahkan bila dibandingkan dengan album terakhirnya sebelum ini, 'Sacredly Agnezious (2009)', ini sudah jauh berbeda. Bila ingin menjawab pertanyaan di awal tulisan tadi, apakah album 'AGNEZ MO' pantas disebut album pemanasan terjawab sudah. Pantas dan mengejutkan.

Berikut daftar lagu di album 'AGNEZ MO':
1. Walk
2. Renegade
3. Bad Girl
4. Let's Fall In Love
5. Be Brave
6. Flyin' High
7. Shut 'Em Up
8. Hide and Seek
9. Thing Will Get Better
10. Got Me Figured Out
11. Let's Fall In Love (Alt. Vocal)

(hap/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads