Tentu, bukan konser biasa karena Guruh memang selalu bisa memberi sesuatu yang lebih dari yang bisa dibayangkan penonton. Panggung megah dengan nuansa serba putih langsung meneduhkan mata penonton yang memenuhi Jakarta Convention Center, Senayan, Minggu (1/9/2013).
Pertunjukan digelar dua kali, pukul 16.00 dan 20.00 WIB. Musik hanyalah salah satu unsur yang membungkus pergelaran itu. Layaknya sebuah drama, pentas dibagi dalam tiga babak, masing-masing 'Cinta Budaya', 'Cinta Kasih Manusia' dan 'Cinta Tanah Air Indonesia'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seni adalah nafas saya. Dari sekian banyak lagun dan karya seni serta pertunjukan yang saya ciptakan. Semuanya selalu mengekspresikan rasa cinta saya pada Tanah Air ini," ujar Guruh.
"'Sri Mimpi Indonesia' ini merupakan sebuah mimpi saya yang ingin saya wujudkan dalam mencintai negeri ini," sambungnya.
(fk/mmu)











































