Salah satu legenda musik dangdut Tanah Air, Rhoma Irama pun angkat bicara soal pembajakan. Rhoma menuturkan bahwa pembajakan sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu.
"Pembajakan bukan sekarang saja, tapi sudah puluhan tahun. Ini intelektual right, bukan hanya di musik, tapi seperti pembajakan buku. Kami ingin mengingatkan pemerintah," ujarnya saat ditemui di kawasan Senayan, Minggu (21/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain pembajakan, pria kelahiran 11 Desember 1946 itu melihat pornoaksi di dunia musik dangdut merupakan momok yang harus dihapuskan.
"Pembajakn ini bukan hanya merugikan seniman tapi juga negara. Kedua memberantas pornoaksi khususnya di musik dangdut," jelasnya.
(fk/fk)










































