"Kami hanya akan terus membuat album yang (memiliki ciri) sama seperti sebelum-sebelumnya," ucap Leigh saat ditemui jelang manggung di Java Rockin'Land 2013 di Pantai Carnaval Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (22/6/2013).
Sixpence None the Ritcher pertama kali merilis album perdana mereka 'The Fatherless and the Widow' pada 1994 silam dengan suara cello dan perkusi yang cukup kuat lewat lagu-lagu seperti 'Soul,' Spotlight,' dan sebagainya. Nama mereka semakin melambung ketika lagu 'Kiss Me' dan 'There She Goes' menjadi sensasi pop di akhir 90-an.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku memasukkan unsur elektronik untuk proyek solo, tapi musik Sixpence nggak akan berubah," tambah vokalis perempuan berambut pendek itu.
Ketika Leigh dan Matt Slocum memutuskan untuk reuni pada 2007, mereka kemudian membuat album EP bertajuk 'My Dear Machine,' dilanjutkan dengan 'The Dawn of Grace,' (2008) serta 'Lost in Transition' (2012) dengan warna musik yang tidak banyak berubah.
Mengenai penampilan pertamanya di Indonesia, Sixpence None the Richer mengaku sangat antusias. Mereka siap mengajak penggemarnya untuk bernostalgia dengan lagu-lagu cinta yang mungkin akan sedikit meredam gairah para penikmat musik keras di panggung Java Rockin'Land 2013.
"Kami baru sampai tadi siang, dan tentunya senang sekali bisa ada di sini setelah sekian lama. Semoga kalian menikmati pertunjukan kami nanti ," tutup Leigh.
Sixpence None the Richer akan tampil di Rockin'Land stage pada pukul 21.45 WIB.
(ich/ich)











































