Lepas dari Indie Label, Last Child Merasa Idealisme Lebih Berkembang

Main Stage

Lepas dari Indie Label, Last Child Merasa Idealisme Lebih Berkembang

- detikHot
Rabu, 19 Jun 2013 11:20 WIB
Lepas dari Indie Label, Last Child Merasa Idealisme Lebih Berkembang
Last Child (Hasan/detikHOT)
Jakarta - Banyak grup indie label yang hijrah masuk ke industri musik mainstream Indonesia. Banyak pihak menuturkan, untuk pindah 'jalur' harus mengorbankan idealisme mereka.

Namun, stigma negatif tersebut dibantahkan oleh grup band Last Child. Mereka justru semakin berkembang setelah 'lulus' dari indie label.

"Ngorbanin idealisme kita, nggak ya. Kita lihat sekarang juga banyak band-band luar yang kembali ke akarnya seperti musik folk," ujarnya sang vokalis, Virgoun yang tampak penuh tato tapi penuh senyum saat berbincang dengan detikHOT, belum lama ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Justru sekarang kita lebih berkembang idealisme kita," tegasnya.

Tapi bukan bearti, Virgoun menyebut band-band Indie yang masih berjalan disebutnya tak berkembang. Baginya, untuk terus menyusuri industri musik indie justru adalah pilihan mereka.

Band yang telah eksis sejak 2006 lalu itu pun mengaku tak menyangka bisa keluar dari dunia indie dan sukses di pasar. Mereka pun sangat bersyukur bisa mencapai kesuksesan seperti saat ini.

"Nggak si pikirkan bisa kayak gini, zaman indie mereka udah lama ya dibilang stuck," ucapnya.


(fk/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads