Namun, gara-gara lagu itu pula, Wali mendapat julukan yang bernada meledek dan merendahkan. Mereka disebut-sebut sebagai band alay, alias kampungan.
Bagaimana band yang telah merilis 5 album itu menanggapinya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang jelas, bagi Wali pujian dan celaan sama saja nilainya. Sebab, mereka tahu pasti bahwa di samping ada yang mencela, juga tak sedikit yang menggemari mereka.
"Ya hidup ini kan berwarna hitam atau putih. Kami berharap apapun kesulitan kami, berharap bangkit dan maju, ya lewat doa masyarakat," tutur Apoy.
(fkh/mmu)











































