Mulai dari penghargaan bergengsi yang kini sudah tak lagi jelas dengan terlalu banyak 'permainan'. Belum lagi banyak musisi-musisi 'kacangan' yang rela melakukan hal apa saja untuk masuk TV.
"Musisi latar belakngnya beda-beda sehingga variasi berpikirnya berbeda. Yang jadi masalah, perilaku kita sendiri jadi nggak ada harganya. Orang berlomba-lomba untuk masuk ke acara tv tertentu, akhirnya muncul deh bayar di bawah meja," ungkap Tompi saat ditemui kawasan Jakarta Pusat, Jumat (17/6/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum lagi soal pembajakan yang sampai saat ini masih mengila. Tapi Tompi merasa bahwa yang harus dibenahi terlebih dahulu adalah rasa aman yang harus dimiliki oleh para musisi.
"Masih perlu sosialisasi lebih banyak, dan yang paling penting membuat musisi punya merasa HAKI dilindungi sekarang kan orang berpikir liar," jelasnya.
(fkh/fkh)











































