Konser band yang digawangi Heydi Ibrahim (vokal), Anwar Fatahillah (bass), Wiwiex Soedarno (keyboard) itu digelar 19 April di Liquid Cafe, Semarang. Lalu dilanjutkan di Boshe VVIP, Yogyakarta tanggal 21 di bulan yang sama.
Band yang baru saja merilis album ke-7 '100% Rock N Roll' 2012 lalu itu, memilih Semarang karena di sanalah Powerslaves dibentuk 22 tahun lalu. "Karena kita dulu berangkat dari kota tersebut,β ungkap Heydi Ibrahim saat diwawancarai detikHOT via telepon, Selasa (16/4/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Wiwiex, konser itu sebagai pembuktikan eksistensi Powerslaves di panggung musik Tanah Air. Band yang bernaung di bawah manajemen Kereta Rock and Roll itu juga meyakini 2013 adalah tahun kebangkitan musik rock.
βUsia 22 tahun itu ibarat remaja yang sedang bergairah dan sedang produktif-produktifnya. Maka kami akan terus semangat untuk berkarya dan berkarya,β tandasnya.
(hri/ich)











































