Dara berusia 23 tahun telah menerima pembayaran untuk tampil dalam festival musik Capital Hoedown. Kini perusahaan penjual tiket konser yang berbasis di Florida, Fire USA Inc menuntut Taylor dan manajemennya, Messina Group untuk bertanggung jawab.
Kala itu Taylor tak muncul atau bahkan menjadwal ulang penampilannya. Dilansir Aceshowbiz, Rabu (20/2/2013) Fire USA Inc mengajukan tuntutan bersama perusahaan Evo Merchant Service ke Pengadilan Tinggi New York.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara Taylor membenarkan mengenai keterlibatan kliennya dengan pembatalan konser di Kanada. Namun sang jubir menyebutkan Taylor tak pernah berurusan dengan pihak penjual tiket yang terkait. Dalam tuntutan Evo Merchant Service meminta Rp 17,5 miliar atas kerugian mereka. Hingga kini pihak Taylor mengaku belum menerima surat tuntutan tersebut.
(dee/mmu)











































