Kekaguman Fadli itulah yang lantas membuatnya terdorong untuk menuliskan kisah Idris. Ia pun meluncurkan bukunya yang berjudul 'Idris Sardi: Perjalanan Maestro Biola Indonesia' di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2012).
Buku tersebut menggambarkan catatan perjalanan, pengalaman, kesaksian, dan proses kreatif Idris sebagai komponis dan ilustrator musik Indonesia. Menurut Fadli, bukunya lahir dari dialog panjang, wawancara, serta riset yang dibantu rekannya Habsy Zamri setahun belakangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam acara peluncuran buku itu, Idris nampak tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Bapak aktor Lukman Sardi itu mengungkapkan rasa syukur dan haru atas apresiasi tinggi yang diberikan kepadanya.
Rasa syukur Idris malam itu lantas disalurkannya melalui beberapa lagu lewat permainan biolanya. Saat ia membawakan lagu 'Indonesia Raya', semua tamu undangan nampak terkesima, dan mengganjarnya dengan tepuk tangan meriah.
Selain keluarga besar Idris, acara itu juga dihadiri oleh sahabat, tokoh nasional, dan selebritas Tanah Air. Tampak antara lain Emil Salim, Sutiyoso, Adhyaksa Dault, Mahfud MD, Taufiq Ismail, Titiek Puspa, Adi Bing Slamet, Addie MS, dan Inneke Koesherawaty.
(bar/mmu)











































