Menurut laporan NME, tiga wanita anggota band tersebut ditangkap usai menampilkan 'punk prayer' dan tindakan hooligan di Cathedral of Christ the Saviour, Moskow beberapa waktu lalu. Sementara tiga anggota band lainnya dilaporkan sedang sembunyi dari pihak berwajib Rusia.
Tak lama setelah penangkapan tersebut, berita cepat menyebar. Para musisi di seluruh dunia turut memberikan dukungan kepada para anggota Pussy Riot yang ditangkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut saya pemerintah Rusia harus membiarkan mereka pulang ke keluarga mereka dan anak-anaknya," lanjutnya, sebelum menyimpulkan, "Saya ingin mengajak Pussy Riot untuk bergabung dengan menyanyikan lagu di atas panggung yang ditulis untuk semua peningkatan keadilan. "
Dukungan juga datang dari Janda John Lennon, Yoko Ono dan penyanyi kontroversial Madonna. Yoko mengeluarkan surat terbuka yang berisi, "Mr Putin, Anda adalah orang bijak, Anda tidak perlu bertarung dengan musisi dan teman-teman mereka. Tolong bebaskan Pussy Riot, dan sisakan ruang di penjara bagi para kriminal serius!."
(ich/mmu)
