Rihanna tampil di acara tahunan Peace and Love Festival, Sabtu (30/6/2012) . Penampilan tersebut berlangsung beberapa jam setelah Rihanna tahu sang nenek tercinta tutup usia.
Dara asal Barbados itu tampil 45 menit terlambat dari jadwal yang seharusnya. Penampilannya pun tak prima. Di beberapa lagu, Rihanna memilih lipsync sementara ketika bernyanyi live suaranya kacau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Really dont feel like watching Rihanna under the influence gig. Who the f*** allowed her on stage in this state? #pal12"
"Rihanna is blatantly under the influence of drugs and is allowed to perform in front of children and young people. It is disgusting and shameful. #pal12."
"Crowd walk-out from #Rihanna concert at #peaceandlove #pal12 #Sweden claiming she's too high to sing properly."
Demikian beberapa komentar dari penonton konser tersebut. Rihanna makin memperburuk aksinya lewat sebuah lagu yang salah alamat. Rihanna mempersembahkan lagu 'Redemption Song' untuk para korban pembunuhan yang dilakukan Anders Behring Beivik di Oslo, Norwegia. Namun Rihanna sepertinya salah sangka, karena ia tampil di Swedia, bukan Norwegia.
"Note to Rihanna. Borlange isn't Oslo and no people weren't killed by Breivik here... But thanks for coming #pal12." tulis seorang fans yang kesal.
(yla/mmu)











































