Konser berlangsung di Ballroom Hotel Ritz-Carlton Pasific Place, Jakarta Selatan, Jumat (11/5/2012) pukul 21.00 WIB. konser tertunda satu jam dari jadwal yang terpampang dalam tiket.
Arena konser dibagi dalam dua kelas dengan harga tiket yang terbilang tidak murah. Kelas Festival dibanderol Rp 750 ribu dan VIP Rp 1,2 juta. namun ternyata arena konser penuh dipadati penonton. Sekitar 3.500 penonton menjadi saksi megahnya pertunjukan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Band Naif membuka panggung dengan lagu 'Memang' dan 'I Miss U, But I Hate U'. David cs nampak sangat bersenang-senang membawakan dua lagu tersebut dengan aransemen khas mereka.
"Maaf ya nggak hapal lagunya. Males gue ngehapal lagu orang," canda David di tengah aksinya.
Setelah Naif, Dira Sugandi menguasai panggung dengan busana dan suara yang saling bersaing kemegahan. Penyanyi yang pernah kolaborasi di panggung dengan Jason Mraz itu menyanyikan lagu 'Foto dalam Dompet'. ia benar-benar memukau penonton. Iringan orkestra sudah mulai berbunyi sejak awal konser.
Sashi Gandrum vokalis band Drew mengambil alih pentas dengan menyanyikan lagu '#1'. Sashi yang memoles bibirnya dengan gincu hitam itu nampak rock n roll tapi manis.
Lagu 'Jakarta Pagi Ini' dan 'Terlalu Manis' benar-benar dilantunkan dengan manis oleh Alexa. Lagu tersebut dibawakan dengan aransemen baru tapi tidak merusak mood dan soul-nya. Ditambah lagi Alexa juga menyanyikan lagu 'Mawar Merah'.
Dari musik Alexa yang nge-pop beralih ke suasana jazz ala Kartika Jahja. Perempuan muda yang akrab disapa Tika itu menyanyikan 'Kirim Aku Bunga'. Dilanjutkan band indie Pure Saturday dengan lagu 'Koepoe Liar' dan 'Kalah'. Penonton tampak agak sepi ketika Pure Saturday berada di panggung.
Slank menikmati semua pertunjukan itu dengan suka cita. Tak jarang band yang bermarkas besar di Potlot itu memberikan standing applause atas hasil kreasi para bintang tamu.
Kini saatnya Slank beraksi! Diiringi tepuk tangan dan teriakan gembira dari para penggemarnya para personel Slank berjalan di tengah penonton langsung mrnuju panggung dan mengambil alat tempur mereka. Perjalanan Slank diiringi lagu 'Pulau Biru' dan 'Bang Bang Tut' yang dinyanyikan paduan suara dan orkestra.
Panggung Slank ditata tak terlalu megah dengan tirai putih menutupi tim orkestra. Tata lampu dikemas dengan megah dan menambah kesan dramatis dalam karya-karya Slank.
Penasaran dengan aksi Slank? Apa yang spesial dari mereka di konser ini? Baca perjalanannya di bagian dua ya.
(yla/fk)











































