Konser ini dibuat oleh Yayasan Tunas Mulia Adi Perkasa. Sang pendiri yayasan, Indri Gautama merasa tersentuh melihat keterbelakangan Dusun Koko di NTT. Ia pun punya ide untuk menggarap konser tersebut di Eagle Auditorium, The Kuningan Place, Lumina Tower, Jakarta Selatan pada 31 Maret 2012. Konser digelar dua kali dalam sehari dengan jadwal siang dan malam.
"Spesifik kita memberantas kemelaratan dan kemiskinan dan saya sudah menginjak Papua, Ambon dan saya mendapat konklusi bahwa negara ini bukan miskin. Bukan negaranya, tapi pola pikirnya," Indri ditemui detikHOT di Kuningan Plasa, Jakarta Selatan, Kamis (8/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya cukup sering, pertama kali tampil di konser charity itu tahun 2005 paling besar di Berlin. Saya main lebih sering di sana pada waktu tsunami setelah itu lumayan cukup banyak," ujar pria yang selalu memakai kacamata hitam itu.
Konser amal yang akan digelar selama dua jam itu akan menghadirkan banyak artis selain Sandhy. Mereka adalah Dira Sugandi, Gabriel Harvianto, Choky Sitohang, Song Solnamoo dan penata musik Aminoto Kosin.
Pendapatan dari konser akan disalurkan untuk NTT. Khususnya unuk membangun sekolah, lapangan futsal dan lapangan basket.
Konser dibanderol dengan harga Rp 500 ribu hingga Rp 2,5 juta untuk pertunjukan siang hari. Sementara untuk pertunjukan malam hari Rp 750 ribu hingga 5 juta.
(dee/dee)










































