Mengawali gelaran tersebut adalah Dony Koeswinarto yang akan tampil bersama kelompok musik yang didirikannya Telon, Sabtu (28/1/2012) pukul 20.00 WIB. Dibentuk pada awal 2010, Telon (bahasa Jawa, artinya bertiga) membawakan musik yang berlandaskan pada melodi jazz, sambil memberi warna baru dengan melodi etnik Indonesia, khususnya dari Jawa.
Hal itu bisa dilihat dari instrumen yang dipilihβbunyi vibrafon, misalnya, bagi Dony memiliki asosiasi dengan bunyi gender, alat musik tradisional dalam gamelan Jawa. Dalam trio ini vibrafon dimainkan oleh Muhammad Adriansyah. Alat lain, kontrabass dibawakan oleh Indrawan Tjhin
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum mendirikan Tohpati Ethnomission pada 1993, Tohpati telah bergabung dalam grup Simak Dialog dan Trisum. Dalam pertunjukan di Salihara Jazz Buzz, Tohpati akan memainkan gitar akustik. Ia mengajak serta Dimawan Kresno Adji yang memainkan cello, untuk memberikan efek perkusi.
Setelah Dony dan Tohpati, Bintang Indrianto akan tampil pada 4 Februari dan Dewa Budjana 5 Februari. Harga tiket masuk untuk masing-masing pertunjukan Rp 75 ribu untuk umum, dan Rp 35 ribu khusus mahasiswa/pelajar.
(mmu/mmu)











































