Konser Bagi-bagi Hadiah ala Train

Konser Bagi-bagi Hadiah ala Train

- detikHot
Selasa, 06 Des 2011 07:17 WIB
Konser Bagi-bagi Hadiah ala Train
Jakarta - Natal masih 19 hari lagi, namun Sinterklas datang duluan di Jakarta. Adalah Sang vokalis Train menjelma menjadi "Sinterklas" dan membuat konser mereka sebagai ajang bagi-bagi hadiah bagi para penggemarnya.

Empat lagu pertama dalam konser yang digelar di atrium Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (5/12/2011) malam, berlangsung aman. Train langsung menghentak panggung dengan lagu up-beat mereka. Penonton berteriak histeris dan berjingrak.

Getaran sangat terasa karena lantai arena konser dilapisi panggung agar rata. Sekitar 1.500 penonton tertampung di sana. Mereka tak ketinggalan ikut bernyanyi bersama mengikuti aba-aba band asal San Franscisco, Amerika tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu menyanyikan lagu 'Dont Stop Believing' "aksi sosial" Train untuk penggemarnya pun dimulai. Sang vokalis Patrick Monahan mengajak seorang penggemar perempuan naik panggung dan berbagi mic dengannya.

Sang gadis yang mengikat rambutnya ke belakang itu senang bukan kepalang bisa nyanyi bareng Pat meski hanya setengah lagu. Namun sebelum ia kembali ke barisan depan penonton, Pat memberinya sebuah pelukan.

Pat lalu mengambil topi koboi sulaman tembikar ketika menyanyikan lagu dengan nuansa country. Usai lagu, topi tersebut dilemparnya kepada penonton.

Lalu gitar akustik yang ia pakai pum ditandatangani. Seorang pria dari barisan depan langsung menerima kado spesial dari Pat tersebut dengan bahagia.

Tak cukup hanya di situ, Pat mengajak sekitar 30-an penggemar perempuan naik ke panggung. Mereka diberi kaus putih dengan aksen merah di bagian tangan. Kaus tersebut bertuliskan Trainers, sebutan bagi penggemar Train. Para perempuan ini diminta untuk berjoget seheboh mungkin.

"Ya Tuhan, apakah kalian ada juga di belakang panggung Justin Bieber?" canda Pat usai melihat dua orang penggemarnya menari penuh semangat.

Pat masih menunjukkan hal-hal lain yang bisa ia lakukan dari atas panggung. Yaitu mengambil kamera video yang menayangkan aksi Train dalam dua giant screen di kanan dan kiri panggung. Pat menyorot penonton dengan kamera tersebut.

Aksi bagi-bagi hadiah pun selesai, Pat memberi pengalaman lain bagi penggemar yang berada tepat di depan barikade. Sepanjang lagu 'Marry Me', Pat menyapa penonton dan mengajak mereka berfoto bersama.

Lagu mellow yang seharusnya bisa dinikmati lebih hikmat malah disertai jeritan iri para penggemar yang tak bisa mendekati Pat. Sisa penonton lain tampak memilih untuk berdiam diri di posisi mereka. Jujur, suasana konser sangat tidak kondusif, kipas angin besar yang disimpan di beberapa sudut ruangan tak sanggup melepas keringat dari tubuh.

Belum lagi para penonton yang merokok jumlahnya tidak sedikit. Tentu saja udaha pengap dan panas dicampur asap rokok sungguh bukan perpaduan yang manis.

Kembali ke konser, akhirnya lagu hits mereka dari album 'Save Me, San Francisco' yaitu 'Hey, Soul Sister' dibawakan. Arena konser pecah, penonton bernyanyi bersama.

Train pun memberi gimmick encore usai menyanyikan lagu tersebut. Sebagian berteriak "we want more", sisanya memilih meninggalkan arena konser. Lagu yang ditunggu-tunggu sudah berlalu dan udah di arena konser makin pengap. Mereka memilih pulang.

Dua lagu dibawakan sebagai penutup. Pat yang sepanjang konser tampak sangat berinteraksi dengan penonton pamit diri seraya tersenyum manis. Begitu juga dengan dua personel lainnya yaitu Scott Underwood dan Jimmy Stafford yang sepanjang konser memilih sibuk dengan alatnya masing-masing.


(yla/ich)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads