Anthrax: Fans Mencuri Album Kami

Anthrax: Fans Mencuri Album Kami

- detikHot
Jumat, 04 Nov 2011 16:27 WIB
Anthrax: Fans Mencuri Album Kami
Jakarta - Band thrash metal Anthrax ikut merasakan penjualan album yang makin hari terus menurun. Menurut mereka ini terjadi karena para penggemarnya mencuri album mereka.

Anthrax baru saja merilis album ke-10 mereka bertajuk 'Worship Music' pada 13 September lalu. Begitu dirilis Anthrax hanya sanggup menjual 30 ribu keping album. Sebenarnya angka tersebut tergolong tinggi di dunia musik kini. Namun tidak begitu yang dirasakan Anthrax.

"Kenyataannya kami menjual 30 ribu kopi di minggu pertama dan masuk ke urutan 12 adalah menyenangkan, untuk 2011. Sangat menyebalkan kalau 30 ribu kopi dipertimbangkan sebagai sukses besar di 2011," ujar gitaris Anthrax Scott Ian dilansir New Times, Jumat (4/11/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika merilis album 'Sound of White Noise' pada 1993 lalu album tersebut langsung terjual sebanyak 110 ribu kopi. Kemunduran penjualan album dirasa Anthrax mulai merajalela sejak dunia internet makin canggih.

"Sebelum ada internet, satu-satunya cara untuk mencuri musik adalah masuk ke toko musik dan secara fisik membawa barang dari dalam. Kamu mencuri dan kamu tahu itu. Jika kamu tertangkap kamu akan akan dapat masalah. Di internet tidak akan konsekuensi untuk mencuri. Sebelum ada konsekuensinya itu akan terjadi terus dan terus dan terus," jelas Scott.

Menurutnya situs-situs penyebar lagu bajakan harus segera dihapuskan. Scott menyayangkan mengapa orang-orang di dunia industri internet dan anti pembajakan tidak menghentikannya.

"Kami tidak membuat album ini dengan gratis," ucapnya geram.

Scott Ian cs akan datang ke Tanah Air pada 10 Desember 2011 mendatang. Konser mereka digelar oleh promotor Blade Indonesia di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara.


(yla/yla)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads