Anthrax baru saja merilis album ke-10 mereka bertajuk 'Worship Music' pada 13 September lalu. Begitu dirilis Anthrax hanya sanggup menjual 30 ribu keping album. Sebenarnya angka tersebut tergolong tinggi di dunia musik kini. Namun tidak begitu yang dirasakan Anthrax.
"Kenyataannya kami menjual 30 ribu kopi di minggu pertama dan masuk ke urutan 12 adalah menyenangkan, untuk 2011. Sangat menyebalkan kalau 30 ribu kopi dipertimbangkan sebagai sukses besar di 2011," ujar gitaris Anthrax Scott Ian dilansir New Times, Jumat (4/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum ada internet, satu-satunya cara untuk mencuri musik adalah masuk ke toko musik dan secara fisik membawa barang dari dalam. Kamu mencuri dan kamu tahu itu. Jika kamu tertangkap kamu akan akan dapat masalah. Di internet tidak akan konsekuensi untuk mencuri. Sebelum ada konsekuensinya itu akan terjadi terus dan terus dan terus," jelas Scott.
Menurutnya situs-situs penyebar lagu bajakan harus segera dihapuskan. Scott menyayangkan mengapa orang-orang di dunia industri internet dan anti pembajakan tidak menghentikannya.
"Kami tidak membuat album ini dengan gratis," ucapnya geram.
Scott Ian cs akan datang ke Tanah Air pada 10 Desember 2011 mendatang. Konser mereka digelar oleh promotor Blade Indonesia di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara.
(yla/yla)











































