Pada 2015 mendatang, album '(What's the Story) Morning Glory' yang membawa Oasis ngetop akan berusia 20 tahun. Liam merasa Oasis patut membuat perayaan untuk hal tersebut, seperti konser reuni.
Agustus 2009, Oasis bubar setelah adik-kakak Noel dan Liam bertengkar ketika menjalankan tur di Eropa. Liam kemudian membentuk band Beady Eye bersama dua personel Oasis lainnya. Sementara Noel merilis album solo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang dialami The Stone Roses hampir mirip dengan Oasis. Perselisihan antarpersonel membuat mereka pecah. Namun The Stone Roses mengaku sudah berbaikan dan siap untuk bersama lagi.
"Di 2015, jika kami bisa mengesampingkan ego, kami bisa tur dan memainkan album itu untuk merayakan 20 tahun. Saya akan bersiap untuk itu. Dia (Noel) salah satu yang terus bicara soal reuni. Saya ingin mengeluarkan dia dari penderitaannya," ujar Liam dilansir Contactmusic, Jumat (21/10/2011).
Mungkin saja Liam dan Noel akan sepanggung lagi, namun aksi serang yang biasa mereka luncurkan tak akan berakhir. Coba dengar pendapat Liam tentang kegiatan Noel sekarang.
"Saya pikir Noel perlu untuk mengerjakan proyek solo albumnya dulu dan sadar kalau ia tak bagus tanpa saudaranya. Ia perlu menemukan dirinya sendiri. Saya menunggunya. Saya tidak putus asa. Jika tidak bekerja, saya tidak peduli, saya cukup bahagia dengan Beady Eye," jelasnya.
(yla/mmu)











































