Ungkapan kekesalan itu banyak dilampiaskan melalui jejaring sosial Twitter. Mereka menganggap, insiden saling dorong itu terjadi lantaran pihak promotor tak professional menangani konser band tersebut.
Pengguna Twitter dengan akun @natassya menuliskan, "Gue gak kecewa sama westlife nya. Gue kecewa bagaimana promotornya menangani konsernya," keluhnya. Sedangkan akun @dyoandrian menulis, "Promotor westlife kurang bgs. Ada oknum polisi bisa masukin org, bikin overload. Saking kacaunya penonton bebas milih festival atau tribune," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena hal tersebut, banyak pula yang menyalahkan pihak promotor yang dianggap lalai karena memasukkan penonton lebih dari standar kapasitas gedung. "Seandainya promotor gak jual tiket kebanyakan .. pasti konser tadi berjalan lancar & bisa lihat penampilan westlife lbh byk...," tulis pengguna Twitter dengan akun @dymaldini.
Gara-gara insiden itu, Westlife terpaksa memangkas lima lagu yang seharusnya mereka nyanyikan dalam konser tersebut.
(bar/nu2)











































