Semua berawal ketika Titi dan suaminya Aksan Sjuman menggarap ilustrasi musik film 'Mereka Bilang, Saya Monyet!'. Film drama itu diadaptasi dari novel karya Djenar Maesa Ayu dengan judul yang sama.
"Waktu itu Djenar ngomong ke saya, 'Ti, lo mau nggak ikutan akting di film ini?'. Wah, sempat ragu juga sih karena nggak pernah punya pengalaman akting," kenangnya saat berbincang dengan detikhot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata, debut akting perempuan kelahiran Jakarta, 10 Februari 1981 itu mendapat sambutan positif. 'Mereka Bilang, Saya Monyet!' menerima tujuh nominasi pada ajang Festival Film Indonesia 2008, memenangkan empat diantaranya, termasuk Aktris Terbaik untuk Titi Sjuman.
"Saya senang sih dapet apresiasi itu. Tapi saya nggak pernah bermimpi jadi aktris, semua ngalir gitu aja," tuturnya.
Semenjak itu, Titi mulai mendapatkan banyak tawaran bermain film. 'Identitas', 'Minggu Pagi di Victoria Park', 'Rindu Purnama', Khalifah', dan 'Serdadu Kumbang' adalah beberapa judul film yang ia perankan setelahnya.
Film terbaru Titi, 'Cahaya di Atas Cahaya' rencananya akan dirilis akhir tahun mendatang. Film karya sutradara Viva Westi itu akan menampilkan bait-bait indah karya sastra Emha Ainun Najib.
Kehadiran suami penyanyi Novia Kolopaking itu juga menjadi panutan bagi Titi. Baginya, kalimat-kalimat yang dipakai membuat film ini lebih bermakna namun tetap mudah untuk dipahami.
"Awalnya susah sih, karena gue nggak biasa berbahasa seperti itu, terasa berat tapi setelah dipahami ya bisa juga," paparnya.
(ich/mmu)











































