Super Bejo akan menandai comeback mereka lewat single bertajuk 'Kapan Kawin'. Jhody mengaku tak berharap banyak dengan penjualan singel tersebut. Yang penting, duo yang didirikannya pada 1993 itu bisa eksis lagi.
"Secara finance gue nggak berharap, tujuannya adalah eksis itu aja, bersyukurnya masih ada produser yang mau nampung gue dan Edwin dengan harapan yang sangat tipis sekali," tutur Jhody kepada detikhot di kantornya, Permata Hijau, Jakarta Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gue pribadi nggak peduli, jadi biar gue berangkat dan muncul lagi di era sekarang yang kompetitor begini-begitu aja dan kemauan produser yang pasar banget, ya intinya kita keep going aja," sambung pria yang menggemari tato itu.
Jhody menilai, industri musik Indonesia saat ini terkesan monoton karena didominasi band-band beraliran mendayu-dayu. Oleh karena itu, pelantun hits 'Gue Ingin' itu pun merilis single-nya dengan harapan bisa memberi warna lain.
"Banyak tuntutan dari temen-temen, lewat Facebook terutama banyak banget, semuanya rata-rata nanya kapan Bejo keluar lagi nih. Nggak masalah nantinya bakal kayak gimana, yang paling penting konsistensi gue sama Edwin. Di sini kita cuma mencoba memberikan warna dan ngenalin lagi, ada lho duo ngehe ini," selorohnya.
(kmb/mmu)










































