Setelah Bali, Paramore Gelar Konser Ciamik di Jakarta

Setelah Bali, Paramore Gelar Konser Ciamik di Jakarta

- detikHot
Sabtu, 20 Agu 2011 04:17 WIB
Setelah Bali, Paramore Gelar Konser Ciamik di Jakarta
Jakarta - Konser Paramore yang digelar di GWK, Bali pada 17 Agustus lalu boleh dibilang luar biasa. Lagi-lagi Paramore menyuguhkan pagelaran yang ciamik di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta.

Jumat (19/8/2011) sejak sore hari, arena Pantai Karnaval Ancol sudah dipadati begitu banyak calon penonton. Mereka sudah sangat tak sabar menonton aksi band trio asal Tennessee itu.

Tak sedikit dari mereka yang memakai kaos Paramore. Poster dengan berbagai tulisan tentang Paramore pun telah dipersiapkan para Parawhore (sebutan untuk fans Paramore).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga akhirnya adzan magrib pun berkumandang. Parawhore pantang menyerah tak mau meninggalkan barisan antrian. Sekitar pukul 19.00 WIB pintu gerbang pun dibuka untuk umum. Penonton berebut posisi paling depan agar bisa lebih dekat dengan Hayley Williams cs.

Tepat pukul 20.30 WIB band pembuka The Sweller menghentak panggung. Aksi band asal Amerika itu awalnya ditanggapi dingin. Tapi The Sweller ternyata sanggup membuat penonton melirik mereka. Penampilan The Sweller selama 30 menit sebagai pemanas pun patut diacungi jempol.

Penonton pun makin harap-harap cemas menanti Paramore. Wajar saja, Paramore memang termasuk band besar yang cukup dinanti di Indonesia. Belum lagi beberapa waktu lalu sempat terjadi perpecahan di tubuh Paramore. Jika mereka bubar, impian para fans di Indonesia pun melayang jauh. Ternyata Paramore masih bisa bertahan, malah tak kehilangan taring mereka sama sekali.

Arena konser semakin memanas menjelang kemunculan Paramore. Akhirnya panggung pun dikuasai Paramore pukul 21.35 WIB ketika mereka membawakan intro.

'Ignorence', 'Feeling Sorry' dan lagu 'That's What You Get' menjadi pembuka yang membuat sekitar 6 ribu penonton berjingrak tiada henti. Hayley Williams tampil apa adanya dengan kaus tanpa lengan hitam dan celana hitam putih. Ia pun memakai sepatu kets putih. Sementara kedua personel lainnya, Taylor York (gitar) dan Jeremy Davis (bass) juga santai memakai kaus dan jeans.

Tak hanya tampil bertiga, Paramore dibantu seorang additional drummer dan gitaris. Tata suara yang dihasilkan mereka benar-benar bersih. Nyaris tanpa cela. Mereka pun menyuguhkan panggung tanpa backdrop sama sekali. Panggung dibiarkan melompong di bagian belakang. Sebuah lukisan bergambar tengkorak dikelilingi sketsa bunga tampak berdiri sebagai pemanis di tengah panggung.

'Decode' yang tak lain adalah soundtrack dari film 'Twilight' menjadi salah salah satu lagu mereka yang ditunggu-tunggu penonton. Mereka pun bernyanyi bersama nyaris di sepanjang lagu.

Hayley sungguh sangat lincah. Begitu juga dengan Taylor dan Jeremy yang tak bisa berhenti "bercanda" di atas panggung. Kekompakan dan keakraban ketiganya sangat terasa kental. Sepertinya segala masalah yang pernah mereka lalui bersama membuat ketiganya semakin solid.

Paramore membuat set akustik. Empat buah kursi disusun berjejer di panggung. 'When It Rains' pun dilantunkan. Ada tiga lagu yang dibawakan dalam sesi akustik. Termasuk lagu 'Misguided Ghosts' yang disebuat Hayley sebagai salah satu lagu favoritnya dari album teranyar 'Brand New Eyes'. Taylor mengenakan blangkon dengan posisi terbalik.

"Hal terbaik bisa bepergian tur adalah ketemu banyak orang baru. Bertemu kalian semua. Itu berarti sesuatu buat kami. Hati kami, jiwa kami tergerak. Terima kasih telah menjadi bagian dari keluarga kami," tutur Hayley.

Begitu sesi akustik selesai, 'Crush Crush Crush' pun menyambung aksi mereka. Hingga akhirnya lagu 'Monster' dan 'The Only Exception' dipersembahkan spesial buat penonton. Kembang api menghiasi panggung mereka.

"Sejak punya Twitter kami selalu mendengar kalian yang pantang menyerah ingin kami datang. Kami berjanji tidak akan butuh 6 tahun untuk kami kembali lagi nanti," tegas Hayley.

Paramore pamit dari panggung dan melakukan encore dalam konser yang dipromotori Showmaxx Entertainment itu. Hingga lagu 'Brick' dan 'Misery Bussiness' menjadi penutup konser ciamik mereka tepat pukul 23.00 WIB. Tiga orang penonton yang beruntung naik ke atas panggung untuk bernyanyi dan berjingkrak bersama.

Secara keseluruhan, konser Paramore memang benar-benar harus diacungi jempol meski daftar lagu dan apa yang mereka lakukan di panggung persis seperti konser Paramore di Bali. Bahkan Hayley mengenakan celana yang sama dalam dua konser tersebut.

Salah satu hal yang disayangkan dalam konser ini adalah arena penonton terlihat tidak terlalu penuh di setiap kelasnya. Festival A yang paling dekat dengan panggung pun masih cukup kosong. Apalagi dengan kelas Festival B yang dibatasi pagar besi. Kelas Festival C yang dijual mepet dengan harga Rp 250 ribu pun sangat senggang.


(yla/yla)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads