Beda dengan hari pertama Java Rockin'Land 2011 kemarin, penonton yang memadati area Pantai Carnaval Ancol, Sabtu (23/7/2011) didominasi penonton dengan usia cukup mapan. Para penggemar Ahmad Albar cs sudah memadati barisan depan panggung utama Gudang Garam Intermusic sejak sore hari.
Lepas Maghrib, Ian Antono, Donny Fattah, Abadi Soesman, Yaya Moektio dan Ahmad Albar masuk satu persatu ke panggung dengan berpakaian serba hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
'NATO' dan 'Menjilat Matahari' yang dimainkan kemudian, mulai memanaskan suasana. Penonton di barisan depan mulai berjingkrak dan menyanyi bersama.
"Kita cooling down dulu," ucap vokalis berambut Kribo itu.
Band yang mengalami masa keemasan di era 70-an itu seakan mengajak penggemarnya bernostaligia saat tembang lawas 'Rumah Kita', 'Syair Kehidupan', dan 'Panggung Sandiwara' mengalun syahdu.
God Bless memberikan persembahan spesial di penghujung aksinya. Mereka memainkan lagu yang sudah 28 tahun tak pernah dibawakan saat manggung.
"Sejak tahun 1983, God Bless belum pernah bawakan lagi lagu ini. Tapi ini spesial untuk anda semua yang ada di sini," ucap Ahmad Albar yang langsung menggeber dengan 'Cermin'.
Saat membawakan, 'Bara Timur', penampilan God Bless dimeriahkan oleh tarian Barong. 'Semut Hitam' dipilih sebagai penutup, dan God Bless pun turun panggung dengan tepuk riuh penonton.
(ich/ich)











































