Konser yang jadi kelanjutan dari 'Twilite Orchestra Cantabile' itu menyajikan karya-karya musikal klasik dari komposer-komposer seperti Tcaikovsky, Beethoven, Glinka, Ravel, dan Dorak tadi malam di Aula Simfonia, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (16/7/2011).
Tiap lagu yang dialunkan mampu menyihir penonton. Karya yang ditampilkan anak-anak didik Addie Ms itu digunakan sebagai ilustrasi musik di serial drama Jepang yang sedang populer di kalangan remaja saat ini berjudul 'Nodame Cantabile'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena yang kami buka audisi string, yang terdiri dari biola, cello, kontra bass, akhirnya kami mendapatkan lima musisi muda," ujar Addie usai acara.
Ayahanda Kevin 'Vierra' mengaku, konser tersebut memang berawal dari rasa ingin lebih memperkenalkan musik klasik kepada anak-anak remaja.
"Kenapa kita ambil tema 'Cantabile', karena uniknya musik yang digunakan musik klasik. Saya memanfaatkan teknologi remaja zaman sekarang untuk musik klasik supaya musik klasik kontekstual," ujar Addie seusai konser.
"Tapi memang konser ini memanfaatkan permintaan remaja pada musik klasik, agar musik klasik bisa konstektual. Misi saya selama 20 tahun jadi tercapai untuk memperkenalkan musik klasik," timpal Memes, sang istri yang mendampingi.
(bar/yla)











































