Bela HAM, Sting Batal Konser di Kazakhstan

Bela HAM, Sting Batal Konser di Kazakhstan

- detikHot
Selasa, 05 Jul 2011 11:44 WIB
Bela HAM, Sting Batal Konser di Kazakhstan
Jakarta - Penyanyi Sting seharusnya menjadi bintang utama dalam perayaan 13 tahun ibu kota baru Kazakhstan, Astana. Namun, adanya kasus dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di negeri itu membuat Sting membatalkan konser tersebut.

Beberapa waktu lalu ribuan karyawan perusahaan minyak dan gas UzenMunaiGas melakukan mogok kerja setelah gaji mereka dipotong secara tidak adil. Sebanyak 250 orang dipecat dan pengacara mereka dipenjarakan.

Dengan kejadian tersebut pemerintah Kazakhstan dianggap tidak bisa bertanggung jawab terhadap masyarakatnya. Kazakhstan pun dikritik organisasi HAM Amnesty Internasional dan US State Departement atas pelanggaran hak asasi manusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah mengetahui Sting akan terlibat dalam acara tersebut Amnesty Internasional memperingatkan mantan vokalis The Police itu. Tampilnya Sting akan membuat ia terlihat sebagai pendukung Presiden Nursultan Nazerbayev dan partai politiknya.

Musisi berusia 59 tahun itu pun setuju untuk membatalkan keterlibatannya. Sting kemudian mengeluarkan pernyataan lewat situs resminya.

"Mogok makan, pekerja dipenjara dan puluhan ribu pendemo, saya tidak punya niat untuk melawan mereka. Pekerja gas dan minyak di Kazakh dan keluarga mereka perlu dukungan kita dan sorotan media internasional akan kondisi mereka dengan harapan membawa perubahan positif," tulis Sting dilansir Reuters, Selasa (5/7/2011).

Dalam pernyataannya Sting juga menuliskan dirinya sudah 40 tahun menjadi pendukung hak asasi manusia. Pelantun hits 'Message in a Bottle' itu tak mau meruntuhkan keyakinannya.

(yla/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads