"Kita justru lebih deg-degan manggung di rumah sendiri karena banyak yang kenal. Tapi paling nggak rasanya bisa lebih akrab di sini," cerita Naga sang vokalis di Lapangan Labersa, Pekanbaru, Sabtu (25/6/2011) malam.
Dengan tampil di kampung sendiri, band yang digawangi Naga (vokal), Fare (gitar), Dharma (piano, kibord), Dennis (bass) dan Amec (drum) itu langsung menyusun strategi. Apa itu? Mereka langsung menyesuaikan budaya setempat, Lyla tampil dengan gimmick memasukkan alat musik gambus dan kopang untuk lebih terasa nuansa melayunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Naga juga cukup terkesan dengan apa yang telah disajikan oleh grup bandnya. Ide itu diakui Naga datang dari dirinya sendiri. Hal itu dirasa wajib digunakan untuk pelantun hits 'Jantung Hatiku' tersebut untuk meningkatkan kecintaan anak-anak Pekanbaru terhadap budaya Indonesia.
Mereka juga sangat senang dapat satu panggung dengan band sekelas GIGI dan Slank. Menurutnya itu adalah kesempatan yang langka dapat berada satu panggung dengan para musisi senior.
(wes/yla)











































